Darsono Minta Keluarga Awasi HP Anak

Drs. H. Darsono, M.Si Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sambas

Sambas, SP-Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sambas, H Darsono, ingatkan bahaya negatif internet bagi anak-anak.

“Orang tua harus memperhatikan apa saja konten yang dilihat oleh anak mereka lewat handphone,” kata dia, Selasa (13/10).

Hal ini kata Kadis, sangat penting untuk dilakukan dalam upaya menjaga anak-anak agar tidak terpapar dampak negatif lemajuan teknologi komunikasi.

“Kemajuan teknologi tak hanya membawa dampak yang baik bagi perkembangan zaman, ilmu pengetahuan dan lain-lain, akan tetapi juga membawa serta dampak negatif, misalnya keberadaan konten yang berbau pornografi, kekerasan bahkan juga konten yang berpotensi memecah belah persatuan,”jelasnya.

Karena itu kata dia, Orang tua harus benar-benar jeli dengan apa saja konten yang dilihat dan dikonsumsi oleh anak mereka.

“Awasi dengan seksama penggunaan gadget pintar yang digunakan anak-anak, karena banyak konten porno yang leluasa masuk ke dalam hp mereka, meskipun itu dengan cara yang tidak mereka sengaja lakukan,”jelasnya.

Apa yang disampaikan Kepala Dinas ini juga diamini oleh satu diantara orang tua.

Udin, warga Kecamatan Sajad mengaku terkejut dengan iklan yang tampil di Hp pintar anaknya disela bermain game online.

“Saya saat itu sedang duduk disamping anak saya, ketika dia sedang bermain game di hp nya, saat muncul iklan, saya sangat terkejut karena konten iklannya seolah mengajarkan gaya hidup bebas kepada penggunanya,”ungkapnya kesal.

Atas hal tersebut, Udin kemudian segera membatasi penggunaan hp kepada anaknya, dengan tujuan menghindarkan mereka dari pengaruh negatif akibat kemajuan internet.

“Pada iklan tersebut tampak ada adegan seorang kekasih yangmemergoki pasangannya sedang selingkuh di ranjang dengan pakaian minim, lalu muncul opsi apakah akan marah atau bergabung diranjang, ini kan sangat berbahaya bagi perkembangan mental mereka,”paparnya.

“Saya langsung mengontrol hp anak saya dengan fitur parental controlling yang ada, dan betusaha seketat meungkon memberikan pengawasan terhadap penggunaannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan