![]() |
Pramuka Kwarcab Sambas Gelar Rapat Koordinasi bertempat di Aula Keberbakatan Dispendikbud Kabupaten Sambas |
PojokKata.com – Gerakan Pramuka Kwarcab Sambas gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pramuka Peduli dengan mengangkat tema Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Bencana di Kabupaten Sambas, di Gedung Keberbakatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, Senin (7/12).
Drs. Topitri, Camat Selakau Timur sekaligus Ketua Tim Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Sambas mengatakan, Gerakan Pramuka siap menjadi barisan terdepan dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi bencana.
“Gerakan pramuka peduli selalu siap sebagai mitra pemerintah dalam mendukung program dan kegiatan pemerintah untuk memajukan negeri dan bangsa ini,” ungkap Topitri.
Dia mengatakan gerakan pramuka akan turut serta dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan melalui program-program dan kegiatan yang positif.
“Termasuk kepedulian gerakan pramuka pada penanggulangan bencana dan menjaga keseimbangan kelestarian alam dan lingkungan,” tuturnya.
Ditempat yang sama Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, Lc, MH mengajak gerakan pramuka untuk semakin eksis peduli akan lingkungan. Dia meminta gerakan pramuka peduli pada kondisi masalah sampah terutama sampah plastik. Hal tersebut disampainkan atbah saat membuka rapat koordinasi gerakan pramuka peduli Kabupaten Sambas.
“Negara kita menjadi penyumbang terbesar kedua didunia tentang Sampah plastik, ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Bupati.
Atbah mengingatkan, pramuka menjadi gerakan memberikan teladan memerangi sampah plastik. Harapan Bupati, gerakan pramuka dapat memulai memberikan edukasi pada lingkungan terkecil.
“Gerakan pramuka berikan edukasi, pemahaman dan teladan baik dalam upaya kita menjaga lingkungan ini. Kita lakukan hal terbaik untuk memberikan warisan terbaik bagi generasi pendatang kita dengan kondisi lingkungan yang baik,” sebut Bupati.
Gerakan Pramuka juga diminta peduli dengan kondisi alam saat ini. Diingatkan Bupati, perubahan cuaca secara global saat ini cukup ekstrim, maka dari itu harapannya Gerakan Pramuka bisa mendorong semua komponen masyarakat untuk peduli akan hal ini.
“Perlu kita menghadirkan sikap kewaspadaan dini terhadap bahaya bencana terutama bencana alam. Kita mulai lagi, dan secara berkesinambungan untuk bersahabat dengan alam, melestarikan lingkungan agar bencana alam dari tahun ke tahun dapat diantisipasi secara dini dan berkurang,” harap Bupati.