![]() |
Rakor 18 Kecamatan antar UPK dalam Pengelolaan Dana Program ex PNPM MPD |
Pojokkata.com – Unit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat Program Exs PNPM – MPd Se Kab.Sambas melaksanakan rakor bersama di danau sebedang, Kamis (24/12).
Kegiatan Rakor bersama upk ini di hadiri oleh 18 kecamatan yang ada dikabupaten sambas, dalam rangka kordinasi antara upk yang ada dikecamatan dalam pengelolaan dana bergulir Program ex PNPM MPD
“Agenda rapat kordinasi UPK DAPM Kecamatan Se-kabupaten sambas ini rutin dilaksanakan setiap tahunya untuk saling berbagi informasi antar upk dalam pengelolaan dana bergulir ini,” ungkap Gustono selaku ketua UPK DAPM Kecamatan Paloh
Selain untuk berkoordinasi kegiatan ini juga sebagai ajang bertukar informasi dalam pengelolaan, salah satunya adalah tutup buku laporan diakhir tahun dan penyegaran kepengurusan Asosiasi UPK DAPM Se Kab.Sambas.
“Kegiatan ini mengundang narasumber dari perwakilan Dinsos PMD kab.sambas yang diwakili oleh Bapak tamsil dan bapak ridwan yang juga mantan pendamping program PNPM MPd,” ungkap Gustono.
Wasdi yang juga wakil ketua asosiasi UPK DAPM Se kab.sambas menambahkan bahwa setelah berakhirnya program PNPM MPD pada tahun 2014 dari pemerintah pusat, dana ini diserah terimakan kepada kelembagaan BKAD melalui UPK disetiap kecamatan untuk dijaga dan dilestarikan dan sampai sekarang dana ini bisa bergulir dan bertahan yang dikelola oleh kawan-kawan UPK yang ada disetiap kecamatan.
“Pada saat program pnpm berakhir 2014 dana yang dikelola oleh upk se kecamatan mencapai kurang lebih 15 miliyar karena dana ini terus dilestarikan dan dikembangkan melalui simpan pinjam kepada kelompok, sampai pada tahun 2019 dana yang dikelola oleh 18 upk yang ada di kecamatan mencapai kurang lebih 40 Miliyar dan masing-masing dana yang dikelola oleh upk kecamatan berpariasi dan 40 miliar ini adalah dana yang berputar dimasyarakat,” jelasnya.
Bapak Tamsil yang Hadir dalam kesempatan ini sebagai narasumber mewakili dari dinsospmd menambahkan bahwa kelembagaan upk sudah cukup lama berdiri semenjak program pnpm masih berjalan dari tahun 2007 dan berakhir pada tahun 2014 tetapi setelah berakhirnya program dana bantuan untuk simpan pinjam khusus kelompok ibu-ibu ini terus bergulir sampai sekarang tentunya kami selaku pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada kawan-kawan upk yang telah menjaga amanah dana umat ini untuk kepentingan masyarakat dalam penambahan modal usaha.
“Kami selaku pemerintah daerah tetap selalu memantau pengelolaah dana ini dan selalu memberikan pembinaan kepada kawan-kawan upk dalam melestarikan dana upk, walaupun kita akui masih banyak kekurangan dari kami selaku pemda dalam melakukan pembinaan kepada kawan-kawan upk,” tuturnya. (Bhr)