You are currently viewing Geliat Warung Hanafi Ditengah Kota

Geliat Warung Hanafi Ditengah Kota

Pojokkatanews.com- Diantara deretan ruko dan supermarket, sebuah warung reot menolak roboh, melawan toko ritel moderen berseragam merah kuning dan biru.

Terletak di tepian jalan utama, Desa Tanjung Bugis Kecamatan Sambas, Warung yang menjual sembako dan kebutuhan lainnya tersebut dijalankan oleh Hanafi dan istrinya.

Kepada Pojokkata Hanafi bercerita, usaha yang mereka jalankan sudah memasuki tiga dasawarsa. Berlangsung apa adanya diatas tanah yang menumpang dengan saudaranya.

Hanafi pemilik warung tradisional

“Sudah sejak tahun 1992 kami berjualan di warung ini, saya bersama istri memulai warung ini kecil-kecilan untuk menghidupi seluruh anggota keluarga, menyekolahkan anak-anak,” ungkap lelaki kelahiran 1970 ini, Selasa (11/1/2022).

Di warung tersebut, Hanafi juga menjual hasil tani dan kue milik masyarakat setempat. Ini kata dia akan lebih menambah keuntungannya dibanding mesti membeli dulu barang-barang baru dijual kembali.
“Untuk menambah keuntungan saya menerima jasa titipan barang seperti beras dari orang-orang sekitar yang akan di jual kepada pelanggan lain, sehingga dari persenan itu mendapat tambahan,” Ungkap bapak Hanafi.

Sampai saat ini kata Hanafi, mereka cukup kesulitan untuk mengembangkan usaha, hal ini dikarenakan kendala modal yang susah untuk dipenuhi. Untuk mengatasinya, Hanafi mesti meminjam ke koperasi.
“Dari usaha toko yang seadanya bisa dikatakan cukup memenuhi keperluan sehari-hari, tapi harus didahulukan membayar pinjaman kepada koperasi,” tuturnya.
Hanafi berharap agar usaha kecilnya tersebut suatu saat mendapat perhatian oleh pemerintah, dipinjami modal dibantu untuk berkembang.

Petugas pemda pernah mendatangi toko, namun tidak ada keterangan lebih lanjut mungkin dikarenakan kepemilikan tanah yang statusnya bukan milik pribadi, melainkan menumpang kepada saudara, apalagi tanah ini tidak memiliki surat asli atau Surat Keterangan Tanah,” tutupnya sembari melayani pembeli. (Run)

Tinggalkan Balasan