Pojokkatanews.com- Kota Sambas Serambi Mekah menyimpan begitu banyak pesona, satu diantaranya adalah sungai sambas.
Sungai yang membelah kota Sambas menjadi tiga bagian ini adalah mengandung potensi wisata yang sangat besar
terletak di jantung Bumi Sambas, sungai sambas begitu tenang dan bersih. Hal ini terwujud berkat pemerintah daerah yang telah melarang penduduk di bantaran sungai untuk melakukan aktifitas buang air besar dan kegiatan lainnya sejak tahun 1990.
Berkembang sejak dimekarkan pada tahun 2000, Kab.Sambas terus berbenah, satu diantaranya dengan membangun waterfront di tepian sungai sambas.
Meski tak begitu panjang, akan tetapi pembangunan waterfront ini memacu penduduk setempat untuk memanfaatkan tepian sungai sebagai daerah bersantai yang menyenangkan. Hal ini tentu saja menjadi sumber pendapatan baru bagi mereka.
Daerah aliran sungai tak kalah indah, perahu memancing udang gala khas sambas yang memiliki atap serta muda mudi mengarungi arus sungai yang tak deras menggunakan kanu dan sampan tradisional hilir mudik menjelang senja.
Tak banyak sampah yang ditemukan, yang ada hanya pelepah sagu atau rumput dan kayu mangrove hanyut pertanda sungai ini begitu dicintai masyarakat sekitarnya.
Satu diantara tren terbaru di sungai sambas adalah ber kanu diatas sungai tersebut.
Kanu atau perahu yang terbuat dari plastik ataupun fiber ini dibentuk khusus untuk digunakan tanpa harus mengalami oleng.
Hal ini membuat para penggemar wisata kanu sungai sambas menjadi semakin bertambah.
Selain aktifitas ber kanu, kita juga disuguhi pemandangan yang hanya ada di sungai ini, yakni latihan perahu bidar.
Sudah menjadi agenda tetap pemerintah setempat, guna memeriahkan ulang tahun pemekaran, maka diselenggarakanlah lomba perahu bidar ini.