pojokkatanews.com–Meski jumlah penderita pasien covid-19 dikabupaten sambas mengalami penurunan. Namun masyarakat diharapakan jangan abai dan tetap untuk menerapkan protokol Kesehatan.
Himbauan tersebut disampaikan oleh kepala dinas Kesehatan kabupaten sambas, dr. Fattah Maryunani. Jumat (28/1/2022)
“Alhamdulillah di Kabupaten Sambas Covid-19 untuk sekarang kasusnya sudah jarang, tinggal dua orang yang terdampak itu pun dari anggota TNI dan sekarang tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Pratama Kecamatan Teluk Keramat. Untuk masyarakat umum dalam beberapa bulan ini tidak ada yang terdampak dikarenakan meningkatnya jumlah masyarakat yang vaksinasi,” katanya.
Fattah Maryunani juga mengatakan jika dilihat dari dua bulan ke belakang dalam satu hari peningkatan pederita covid-19 mencapai hingga 50 orang tetapi sekarang sudah minim dikarenakan masyarakat mulai vaksinasi
“Untuk yang lewat Aruk Kecamatan Sajingan Besar itu pun sudah sedikit sekali yang positif. Tadinya sekitar uda bulan yang lalu dalam satu hari bisa mencapai 50 hingga 60 orang yang positif. Tapi, sekarang kebanyakan yang dari Malaysia pun sudah banyak yang vaksin jadi yang positif sudah minim sekali,” ucapnya
Kadis Kesehatan menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan kuncinya selalu meningkatkan protokol kesehatan seperti itu, memakai masker, cuci tangan, dan menghindari kerumunan.
“Begitu juga dalam rangka tahun baru imlek itu pun kuncinya sama. Dan bagi masyarakat yang belum vaksin diharapkan untuk ikut vaksinasi Covid-19, karena masih banyak penduduk Kabupaten Sambas yang belum vaksinasi, cakupannya baru 70 persen,” jelasnya.
Untuk sebaran lokasi vaksinasi dijelaskan kadis Kesehatan sudah terdapat beberapa puskesmas yang hampir 100 persen mencapai target
Kalau untuk sebaran lokasi puskesmas yang memiiliki satu desa satu pukesmas yang hamper 100 persen seperti puskesmas Desa Sumber harapan, Segarau, dan Sebangkau. Dan untuk kecamatan yang bagus adalah Pemangkat, Sambas, dan Sajingan Besar. Hanya saja Kecamatan yang sedikit ketinggalan itu Semparuk, Selakau, dan Tebas yang mungkin karena sasarannya tinggi 40 ribu. satu puskesmas tebas makanya sedikit kewalahan. Kalau untuk puskesmas pemangkat itu sasarannya 30 ribu, alhamdulillah hampir 70 persen,” Pungkasnya (Nik)