You are currently viewing Sambas Siap Kerjasama Ekonomi Dengan Malaysia

Sambas Siap Kerjasama Ekonomi Dengan Malaysia

Pojokkata.com- Bupati Sambas, H. Satono mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sambas siap menerima investasi dari negeri jiran Malaysia.

Hal ini kata orang nomor satu di Bumi Serambi Mekah Sambas tersebut, mengingat Kabupaten Sambas memiliki begitu banyak potensi guna menampung dan mengembangkan investasi negeri asing khususnya Malaysia.

“Sambas siap menerima investasi dalam bentuk berbagai macam kerjasama yang akan menguntungkan kedua belah pihak, Malaysia dan Kabupaten Sambas,” ungkap Satono, Selasa (15/2/2022).

Diantara bidang kerjasama yang berpotensi untuk digarap dan dikembangkan diantaranya sektor ekonomi dan pertanian.

“Pasca dibukanya  gerbang PLBN dan pintu masuk Negara Malaysia pada 1 maret mendatang, kita sangat siap untuk menyambut Kerjasama bidang perekonomian dan pertanian dengan Malaysia,” kata Bupati.

Hal ini kata Bupati ditunjukkan dengan kemampuan daerah tersebut yang dalam beberapa tahun belakangan selalu menjadi lumbung berasnya Provinsi Kalimantan Barat.  

“Komoditas unggulan sektor pertanian di Kabupaten Sambas adalah padi. Saat ini Sambas masih menjadi lumbung pangan pertanian di Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu banyak komoditas lain seperti perikanan dan perkebunan,” papar Bupati.

Senada dengan hal tersebut, dukungan pemerintah pusat terhadap perkembangan dan pembangunan daerah perbatasan juga sangat besar, terutama sektor pertanian, perkebunan dan infrastruktur di Kabupaten Sambas.

Hal ini bisa menjadi landasan pengembangan beragam komoditas unggulan seperti beras premium dan sebagainya, sehingga semakin menjanjikan pelsuang ekspor beras ke negeri jiran Malaysia.

“Sambas adalah wilayah perbatasan yang masuk dalam program percepatan ekonomi pemerintah pusat sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2021. Banyak sektor yang mampu menjadi dasar peningkatan ekonomi masyarakat hari ini dan ke depannya, seperti pertanian dan pariwisata,” katanya.

“Itulah sebabnya kenapa dalam visi misi saya, membangun sektor pertanian adalah yang paling utama. Saat pandemi ini semua sektor ekonomi mengalami kontraksi, kecuali pertanian yang mampu tumbuh pesat,” katanya.

Tinggalkan Balasan