Pojokkatanews.com- Siswa Madrasah bisa dinyatakan lulus dengan memenuhi tiga syarat, salah satunya telah mengikuti Ujian Madrasah (UM) yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan, hal tersebut merupakan efek dari tidak diberlakukannya Ujian Nasional (UN), Sabtu (23/4/2022).
Pada tahun pelajaran 2021- 2022 ini, MTs Negeri 2 Sambas melaksanakan ujian madrasah bagi siswa- siswi di kelas 9. Ujian tersebut dimulai sejak Senin, 18 April 2022 dan hingga berakhir pada Sabtu, 23 April 2022.
Adapun jumlah peserta dalam Ujian Madrasah kali ini sebanyak 213 orang yang tersebar kedalam 11 ruang ujian.
Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala MTs Negeri 2 Sambas, Iskandar, S.Pd.I.,. Dia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah di MTs Negeri 2 Sambas pada tahun ajaran 2021- 2022 ini dilaksanakan agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
“Dalam ujian madrasah kali ini, MTs Negeri 2 Sambas tidak menggunakan Ujian Kertas Pensil (UKP), namun menerapkan sistem ujian secara digital, yakni menggunakan aplikasi google form,” katanya.
Sementara itu, Enda Azwari, S.Ag., selaku Ketua Panitia Ujian Madrasah MTs Negeri 2 Sambas tahun ini menjelaskan, banyak manfaat dan kemudahan yang di dapatkan ketika menerapkan ujian secara digital, atau menggunakan google form.
“Beberapa kemudahan menggunakan google form dalam melaksanakan Ujian Madrasah di MTs Negeri 2 Sambas, misalnya untuk mempermudahan dalam proses pengoreksian, mengefisienkan penggunaan dana bila dibandingkan ujian kertas pensil, dan tentunya untuk menerapkan penggunaaan teknologi dalam dunia pendidikan,” jelasnya.
Dirinya menyebutkan di masa pandemi Covid-19 saat ini, pihak MTs Negeri 2 Sambas memberlakukan persiapan yang cukup matang dalam pelaksaan ujian. Salah satunya dengan benar-benar memperhatikan protokol kesehatan.
“Pemberlakuan protokol kesehatan di lingkungan Madrasah selama ujian menjadi perhatian kita, yaitu dengan mengukur suhu tubuh sebelum masuk lingkungan Madrasah, mencuci tangan, mewajibkan siswa mengenakan masker, menjaga jarak, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah ujian,” Lanjut Enda Azwari.
Enda Azwari menuturkan bahwa pelaksanaan ujian yang terlaksana pada tahun ini, akan terus berlanjut hingga kedepannya, mulai dari ulangan harian, hingga ujian madrasah.
“Penggunaan ujian secara digital ini akan terus digunakan dalam pembelajaran dan pengajaran di MTs Negeri 2 Sambas, baik pada ulangan harian, penilaian akhir semester, dan ataupun ujian madrasah. Hal ini sejalan dengan pemanfaatan penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan,” Pungkasnya. (Yud)
Penulis: Mori Manjusri, S.Pd.
Guru Bahasa Inggris
MTs Negeri 2 Sambas