You are currently viewing Peringati Hari Anak Nasional, Kohati Cabang Sambas Gelar Diskusi Publik

Peringati Hari Anak Nasional, Kohati Cabang Sambas Gelar Diskusi Publik

pojokkatanews.com – Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Sambas menggelar Diskusi Publik sekaligus memperingati Hari Anak Nasional dengan tema diskusi Peran Ibu dalam Mewujudkan Anak Hebat melalui Pola Asuh yang baik. Sabtu (23/07/2022) di Aula Keberbakatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas. 

 

Ketua Umum Kohati Cabang Sambas, Sabrina Denora Raysa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kohati hadir sebagai keterwakilan HMI untuk mengawal isu keperempuanan dan anak. Kohati Cabang Sambas mengonsep kegiatan dengan output yang didapatkan peserta yaitu mendapatkan ilmu tentang kesetaraan gender, kepemimpinan perempuan dan parenting anak sebagai salah satu solusi untuk menghadapi tantangan zaman dalam mendidik anak. 

 

“Kohati merupakan keterwakilan HMI dalam mengawal isu keperempuanan dan anak. Semakin maju perkembangan zaman tentu begitu besar tantangan bagi orang tua maupun calon orang tua dalam memenuhi kebutuhan anaknya. Maka dari itu perlu adanya pembekalan mengenai hal tersebut dan kami dari Kohati Cabang Sambas mengonsep kegiatan agar kita mendapatkan ilmu yang memang harus kita dapatkan seperti kesetaraan gender, kepemimpinan perempuan, dan parenting anak yang akan didapatkan pada hari ini,” jelasnya. 

 

Sabrina berharap ilmu yang didapatkan diterapkan diterapkan di lingkungan keluarga, agar anak dapat bertumbuh kembang dengan baik dan menjadi generasi bangsa yang baik. 

 

“Harapan kami setelah dari kegiatan ini untuk orang tua dan calon orang tua setelah mendapatkan ilmunya dapat diterapkan dalam keluarganya, karena anak merupakan generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan dan menentukan masa depan,” tutup Sabrina. 

 

Salah satu pemateri Kepemimpinan Perempuan dalam Diskusi Publik Kohati, Sudarmi, M.E., mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Kohati Cabang Sambas. Kegiatan tersebut memberikan pencerahan bagi calon ibu dan yang sudah menjadi ibu, sebagaimana anak-anak yang dididik oleh ibunya akan menentukan masa depan sebuah bangsa. 

 

“Kegiatan ini memang kegiatan yang sangat bagus. Kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan khusus bagi Kohati tetapi juga memberikan pencerahan kepada perempuan dalam mendidik anak bagi calon ibu dan yang sudah menjadi ibu adalah hal yang wajib. Karena kedepan anak-anak generasi muda lah yang menentukan sukses tidaknya Indonesia kedepan,” ungkapnya. 

 

Ia menekankan bahwa yang paling terpenting darinitu semua ialah bagaimana peserta memberikan pemahaman kepada keluarga serta menerapkan ilmu yang telah didapatkan kepada anak-anak. 

 

“Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita memberikan pemahaman untuk keluarga masing-masing agar menanamkan akhlak yang baik kepada anak-anaknya,” ujarnya. 

 

Ia berharap siapapun yang mengikuti kegiatan tersebut dapat mengambil bagian dan berperan terjun di kegiatan masyarakat sekitarnya. Sekalipun nantinya mereka memilih tidak menjadi pemimpin di ruang publik, setidaknya ilmu kepemimpinan perempuan yang dibekali tidak sia-sia karena peserta harus menjadi pemimpin diri sendiri dan keluarga. 

 

“Harapannya peserta yang sudah mengikuti Diskusi Publik ini menjadi teransang untuk mengambil peran dalam kegiatan-kegiatan di masyarakat, mau jadi pemimpin atau tidak kan pada prinsipnya ilmu kepemimpinan mereka sudah dibekali. Nantinya jika sudah menikah itu akan berguna sekali paling tidak mereka menjadi pemimpin bagi dirinya dan keluarganya,” harap Sudarmi. 

 

“Semoga perempuan dan kohati kedepannya menjadi pemimpin hebat dan anak-anak Indonesia menjadi anak-anak hebat yang berakhlak mulia,” Tutupnya. (nik) 

 

Tinggalkan Balasan