You are currently viewing Korban Tenggelam Ditemukan

Korban Tenggelam Ditemukan

pojokkatanews.com – Korban tenggelam Dendi Apriansyah (19) berjenis kelamin laki-laki asal Sengkubang, Kabupaten Mempawah yang tenggelam di Sungai Sambas tepatnya di pemandian umum Kapal Belon Istana Alwatzikoebillah Sambas telah ditemukan pada pukul 20.31 WIB. Rabu (27/07/2022)

 

Saat dimintai keterangan kepada salah satu Tim Penyelam Basarnas Sintete, Haidir mengatakan bahwa korban sudah ditemukan.

 

“Saat sudah penyelaman kedua kami diinformasikan oleh koordinator harus naik dulu untuk istirahat, karena untuk tempo penyelaman itu ada langkah-langkahnya,” katanya.

 

Lokasi korban ditemukan masih dalam kawasan track pencarian Basarnas, yang mana korban tersebut ditemukan oleh warga tersangkut di besi jangkar.

 

“Tadi itu saat warga melempar besi jangkar lalu diseretnya lalu nyangkut dan diangkat. Lokasi ditemukannya korban masih dalam track penyelaman kita juga,” jelas Haidir.

 

Setelah proses penemuan, korban lalu diangkat naik ke perahu, di evakuasi langsung di kemas ke dalam kantong mayat dan dilarikan ke RSUD Sambas.

 

“Pada saat korban diangkat dengan kondisi menyangkut di salah satu bagian tubuh korban lalu dinaikkan di perahu, di evakuasi, dikemas ke dalam kantong mayat dan dilarikan ke RSUD Sambas,” ujarnya.

 

Haidir menuturkan bahwa kondisi korban sudah kaku, lebam, dan tidak ada pendarahan karena masih terhitung baru.

 

“Saat korban diangkat kondisinya sudah kaku dan tanda-tanda lebam mayat sudah ada. Tidak ada pendarahan saat korban diangkat tetapi darah yang keluar dari hidung itu biasa karena tekanan air,” pungkas Haidir.

 

Dari keterangan saksi mata, Salim yang juga rekan kerja korban, kejadian tersebut berlangsung pada pukul 17.00 WIB di tangga permandian umum di samping Masjid Jami, komplek Istana Alwatzikhoebbillah Sambas, Jalan Istana, Kecamatan Sambas.

 

“Saya pun tidak melihat dia, pas saya lagi nyuci, tiba-tiba dia itu berada di ujung tangga, dan semangkin ketengah, ketika dia mau tenggelam teman saya memegang tangan korban namun karena licin genggaman tangan tersebut lepas,” ungkapnya.

 

Saksi juga mengungkapkan, korban tidak tahu berenang.

 

“Kami sudah selesai bekerja dan ingin mandi, kami berempat dan ada beberapa anak kecil yang juga mandi di lokasi,” tukasnya.(nik)

Tinggalkan Balasan