You are currently viewing TP PKK Gelar Rakor, Dukung Program OVOP

TP PKK Gelar Rakor, Dukung Program OVOP

Pojokkatanews.Com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas laksanakan Rapat Koordinasi bersama PKK Kecamatan se-Kabupaten Sambas Tahun 2022 yang bertempat di Aula Kantor Camat Pemangkat. Jumat, (29/7/2022) 

 

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas Hj. Yunisa Satono, S.Pd menyampaikan bahwa TP PKK Kabupaten Sambas berkeliling ke kecamatan-kecamatan sebulan sekali untuk melakukan Rakor. 

 

“Terima kasih atas sambutan yang diberikan kepada kami, mudah-mudahan dengan kegiatan rakor bulanan ini akan menambah wawasan kita bersama,” katanya. 

 

Pada rakor tersebut TP PKK Kabupaten Sambas juga menggandeng narasumber dari dinas terkait untuk memberikan edukasi pengolahan makanan dari sumber daya alam yang ada di Kecamatan Pemangkat. 

 

“Kami TP PKK Kabupaten Sambas juga membawa narasumber sebagai bentuk sinergitas kita kepada Dinas maupun OPD terkait yang nantinya memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK. Kami berkeinginan supaya potensi-potensi alam yang ada di Kabupaten Sambas ini sangatlah banyak. Kecamatan Pemangkat seperti yang kita ketahui potensi alamnya berkaitan dengan hasil laut, tinggal bagaimana kita memaksimalkannya kita olah dengan inovasi itu kita munculkan dengan pendampingan-pendampingan dari dinas terkait,” ujarnya. 

 

Ia menjelaskan dengan bersinergisnya TP PKK bersama instansi terkait sebagai bentuk untuk mendukung program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sambas yaitu OVOP. 

 

“Sesuai dengan program unggulan yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas yaitu One Village One Product (OVOP) maka, bagaimana kita TP PKK Kabupaten Sambas ini bersinergis juga dengan OPD yang ada, karena PKK ini organisasi yang independen yang bebas melakukan kerja sama dengan dinas-dinas terkait. Oleh sebab itu mari kita manfaatkan bersama-sama apa yang menjadi program pemerintah dan kita sinergikan dengan program PKK yang ada di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa,” jelas Yunisa. 

 

Yunisa juga berpesan bahwa ketidakhadiran peserta Rakor untuk digantikan dengan yang lain agar tidak ada miskomunikasi agar persepsi dari masing-masing perwakilan dapat disatukan pada saat rakor. 

 

“Saya minta tolong bagi ibu-ibu yang berhalangan hadir untuk digantikan dengan yang lain, agar informasi itu sampai. Karena dengan kita melakukan koordinasi ini artinya kita menyatukan persepsi kita dan ilmu yang disampaikan narasumber itu sampai kepada yang hadir dan ilmu tersebut dapat disampaikan kembali kepada rekan-rekan di PKK kecamatan maupun desa,” pesan Yunisa. (nik) 

Tinggalkan Balasan