Pojokkatanews.com – Pemerintah Daerah Kabupaten menerima kunjungan kerja reses anggota Komisi IX DPR RI Alifudin beserta rombongan di Kabupaten Sambas. Senin (8/8/2022) di Aula Bupati Sambas.
Kunjungan kerja Alifudin beserta rombongan tersebut merupakan agenda menindaklanjuti pertemuan Bupati Sambas H Satono yang waktu itu berkunjung ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi kepada anggota komisi IX DPR RI.
Dalam sambutannya Bupati Sambas H Satono menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada anggota komisi IX DPR RI yang berkunjung ke Kabupaten Sambas untuk menjadi penyambung sarana komunikasi dalam pembangunan Kabupaten Sambas.
“Saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anggota komisi IX DPR RI Alifudin beserta rombongan yang hadir di Kabupaten Sambas, dengan hadirnya kunjungan kerja dapat menjadi sarana komunikasi antara pemerintah Daerah Kabupaten Sambas dengan pemerintah pusat untuk menunjang pembangunan di Kabupaten Sambas secara berkelanjutan,” ucapnya.
Sartono mengatakan, beberapa usulan telah di sampaikan kepada pemerintah pusat, khususnya anggota komisi IX DPR RI yang hadir pada kunjungan kerja di kabupaten Sambas.
“Usulan telah kita sampaikan kepada pemerintah pusat, terkait dengan bangunan gedung Pukesmas di seluruh kecamatan yang ada di kabupaten Sambas, dikarenakan beberapa pukesmas masih belum memenuhi standar peraturan menteri kesehatan (Permenkes),” ujarnya.
“Maka dari itu beberapa usulan tersebut adalah, pembangunan gedung Pukesmas yang sesuai dengan Permenkes, peningkatan dan penambahan SDM tenaga kesehatan, peningkatan fasilitas penunjang kesehatan, rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sambas bertaraf Internasional implementasi JKN KIS, penambahan kouta PPI JKN, pembangunan pusat generasi keluarga berencana, pembangunan selter untuk kepentingan Indonesia dan mediator Permenkes, implementasi BPJS, perbaikan fasilitas kesehatan,”paparnya.
Bupati Sambas H Satono berharap, usulan demi usulan yang di sampaikan kepada pemerintah pusat dapat terealisasi dengan baik dan dipenuhi sebagai penunjang pembangunan di Kabupaten Sambas.
“Saya berharap usulan demi usulan yang di sampaikan hari ini kepada anggota komisi IX DPR RI dapat di realisasikan dengan baik, sebagai penunjang peningkatan bidang kesehatan maupun pembangunan serta fasilitasnya nanti,” tutupnya.
Sementara itu di tempat yang sama, anggota komisi IX DPR RI Alifidin mengatakan, kunjungan tersebut merupakan agenda menindaklanjuti pertemuan Bupati Sambas Satono dengan dirinya di Jakarta.
“Alhamdulillah hari ini kita dapat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sambas, yang saat itu beliau meminta untuk berkunjung ke daerah perbatasan, untuk pilihan ada di Kalimantan salah satunya sekarang di Kalimantan Barat. Jadi dalam waktu yang sama ada di Kepulauan Riau, di Batam yang sebelumnya ada di Papua, Allhamdulillah di Kalimantan Barat di Sambas,” katanya.
Dia mengatakan kunjungan Komisi IX hanya dihadiri oleh tiga Anggota DPR RI. Dia berujar kesempatan kunjungan itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI.
“Kami harapkan dapat membahas berbagai permasalahan terkait bidang kesehatan dan bidang ketenagakerjaan di Kabupaten Sambas, kami saat ini didampingi mitra kerja kami sehingga dalam pembahasan-pembahasan ini ada solusi komplit yang bisa dihasilkan atau ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat,” ucapnya.
Lanjut Dia mengatakan, hasil penelitian mencatat bahwa penduduk Kabupaten Sambas adalah terbanyak menjadi pekerja migran Indonesia di Malaysia.
“Akhirnya menyepakati perjanjian pada 1 April 2022, integrasi sistem penempatan satu kanal masalahnya, terutama di perbatasan banyak penduduk Sambas dan luar Sambas menggunakan untuk bekerja di Malaysia dan lapangan kerja diperbaiki,” harapnya.
Setelah melakukan rangkaian di Kantor Bupati Sambas, rombongan Komisi IX DPR RI kemudian melanjutkan ke PLBN Aruk Saingan Besar untuk meninjau Border Aruk. (Run)