Pojokkatanews.com- Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim 1208/Sambas dan Satgas Yonif 645/Gty bersama Tentara Diraja Malaysia (TDM) menggelar kegiatan karya bakti bangun jalan, ini merupakan salah satu program Operasi Teritorial TNI Kodim Sambas tahun 2022 yang bertempat di Dusun Sasak, Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar pada Minggu (28/8/2022).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim (Dansub Satgaster) 1208/Sbs, Letkol Inf Dadang Armada Sari, S.I.P, Camat Sajingan Besar Obertus, Danramil 1208-02/Sejangkung Mayor Inf Suradi, Danki Pamtas 645/GTY Kpt Inf Ikwan, Pasi Ops Kodim 1208/Sbs, Kapten Inf S.P. Sitinjak, Danpos Unit REJ 4 KAD (TDM) Capt. Choirudin, Pasi Ops Yonif 645/GTY Letda Inf Komang, Personil Pamtas 645/GTY, Personil Kodim 1208/Sambas, Personil Unit REJ 4 KAD (TDM) serta masyarakat Dusun Sasak, Desa Santaban.
Pada Kesempatan tersebut Dansub Satgaster wilayah Kodim 1208/Sambas Letnan Kolonel Inf Dadang Armada Sari S.I.P saat ditemui di lapangan mengatakan bahwa hubungan baik antar prajurit pengamanan perbatasan harus dijaga dengan baik agar terciptanya kedamaian dalam menjalankan tugas.
“Sinergi antar prajurit Pengamanan Perbatasan kedua negara tersebut terus dibina sehingga hubungan baik kedua negara tetap bisa terjaga,” ujarnya.
Adapun untuk kegiatan karya bakti tersebut berupa pembangunan jalan dan jembatan masuk ke Dusun Sasak, dilakukan oleh TNI, TDM dan masyarakat setempat.
“Kegiatan karya bakti berupa pembangunan jalan dan jembatan yang mau masuk ke Dusun Sasak, Desa Santaban, pembenahan tersebut dilakukan secara gotong-royong antara TNI- TDM dan masyarakat perbatasan,” kata Dadang.
Selain itu, Patroli Ilegal Loging, Ilegal Mining, Human Trafficking, Penyeludupan Narkoba, juga akan terus dilaksanakankan dan ditingkatkan serta diperketat oleh TNI maupun TDM dan instansi terkait.
“Dalam kesempatan itu juga Personel TNI mengajak TDM serta masyarakat untuk berolahraga bersama, agar nantinya dapat mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat di daerah perbatasan,” pungkas Dadang.
Danpos Unit REJ 4 KAD (TDM), Capt. Choirudin, dalam kegiatan Opster TNI juga menyampaikan, agar tercipta sinergitas hubungan antara dua negara dan makin solid, kegiatan ini agar dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekitar perbatasan, Katanya.
“Malaysia dan Indonesia sebenarnya ada kesamaan, karena kita merupakan serumpun yang mana adat istiadatnya masih ada yg sama. Dengan kegiatan seperti ini semoga dapat mempertajam sinergitas antar negara dan dapat bermanfaat bagi masyarakat perbatasan,” ujarnya Choirudin.
Di tempat yang sama, Camat Sajingan Besar, Obertus S.P menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi prajurit antar negara serta masyarakat perbatasan agar terciptanya kerukunan dalam menjaga kedua negara.
“Kegiatan karya bakti dan olah raga bersama ini dapat mempererat silturahmi antar prajurit dan juga komponen masyarakat perbatasan, serta terciptanya kerukunan dan saling bersinergi dalam menjaga keamanan perbatasan kedua Negara,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa kegiatan karya bakti tersebut sangat berdampak bagi masyarakat perbatasan.
“Jadi, kegiatan ini tidak hanya di Indonesia saja, di luar negeri juga bisa kita laksanakan, seperti kegiatan karya bakti ini, hal-hal kecil seperti ini pastinya berdampak besar ke depan nantinya,” kata Obertus.
Ia mengucapkan terima kasih kepada TNI dan TDM yang sudah membantu melaksanakan pembangunan jalan dan jembatan di Dusun Sasak yang sangat berguna bagi masyarakatnya.
“Mewakili seluruh masyarakat Kecamatan Sajingan Besar, saya haturkan banyak terima kasih kepada TNI-AD khususnya Kodim 1208 Sambas dan Tentara Diraja Malaysia (TDM) telah bersinergi membangun jalan dan jembatan untuk masyarakat di Aruk khususnya Dusun Sasak, Desa Santaban. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, supaya silaturahmi antar negara tetap terus terjaga, itu harapan kami,” pungkas Camat Sajingan Besar. (nik)