Pojokkatanews.com- Dalam upaya mensukseskan Program Sehat Satono-Rofi (Prosesar), Puskesmas wilayah Kecamatan Tebas mengharapkan pemerintah daerah sambas untuk melakukan penambahan dokter.
Kepala Puskesmas Tebas, Hardin mengatakan bahwa ketersediaan Sumber Daya Kesehatan (SDK) khususnya Dokter di Puskesmas Tebas minimal tiga mengingat kawasan wilayah Tebas meliputi 23 Desa yang areanya cukup luas.
“Dokter di puskesmas ini baru ada satu, sebenarnya minimal dokter di Tebas yang harus ada itu dua dokter umum dan satu dokter gigi, jadi kekurangannya adalah satu dokter umum dan satu dokter gigi,” katanya saat diwawancara KIM Pojok Kata (2/9/2022)
Hardin menyebut imbas pemenuhan SDK Puskesmas tentu akan memberikan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat Kecamatan Tebas, karena tidak harus melakukan rujukan salah satunya masalah Gigi.
“Saya udah menyampaikan bagaimana agar pelayanan bisa maksimal, tentu adanya sumber daya manusia (Dokter) yang cukup,” sebutnya.
Dia menjelaskan bahwa Puskesmas Tebas berbasis rawat inap, sehingga Kepala Puskesmas langsung mengusulkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, untuk menambah jumlah Dokter.
“Kondisi pasien lumayan banyak dalam jumlah kunjungan pasien setiap hari, saya sudah mengusulkan ke Kabid SDK, saya juga mengusulkan ke kepala dinas waktu ada kunjungan di Tebas,” jelas Hardin.
Hardin memberikan dukungan penuh kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas khususnya program Prosesar yang terbilang pro rakyat dibidang Kesehatan, tenaga kesehatan Puskesmas Tebas akan terus menjalankan sesuai petunjuk dari atasan.
“Tentu kami sangat mendukung program pemerintah terkait dalam pelayanan dasar. Dalam programnya adalah pelayanan rawat inap kelas tiga bagi yang belum mempunyai jaminan Kesehatan, harus digaris bawahi tingkat pelayanan rawat inapnya pelayanan dasar,” pungkasnya. (Yud)