Pojokkatanews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Banwaslu) Kabupaten Sambas melalui ketua Perektrutan Pokja, Yesi Maya Santi.,S.Pd.ME, mengatakan tingkat pendaftaran peserta perempuan untuk menjadi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwaslucam) di kabupaten Sambas terhitung minim.
“Memang kita kurang peminat dari pengawas perempuan, maksudnya pendaftaran perempuan memang sangat-sangat sedikit. tapi sudah saya kaji, Kalau yang untuk perempuan kalau kendalanya tidak ada sih tapi untuk membangun kepercayaan masyarakat sepertinya agak susah karena yang sudah tertanam di pikiran masyarakat, bahwa Bawaslu yang akan meluruskan orang-orang yang itu saja,”katanya.
Yesi menegaskan, bahwa dalam proses perekrutan pengawas kecamatan sudah transparan dikarnakan menurutnya dengan menggunakan sistem gugur, saat ini yang mendaftar sekitar 221.
“Dalam perekrutan pengawas ini sudah sangat transparan dan menggunakan sistem gugur nantinya, jadi tidak ada hal yang di tutupi dalam perekrutan ini, sementara yang terdaftar 221, laki-laki 173 orang, dan perempuan hanya 48 orang Se-Kabupaten Sambas,” tegasnya.
Lebih jauhnya lagi Yesi mengatakan, terkait kurang mintanya menjadi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwaslucam) di kabupaten Sambas dipengeruhi banyak faktor.
“Apakah memang gajinya tidak memadai, mungkin mereka mendapatkan pekerjaan yang lebih dari dari gaji perseorang pengawas atau dia udah tahu resiko jadi pengawasnya. Sangat-sangat tinggi berhadapan, dengan mungkin nanti caleg timses kemudian dengan pasangan calon segala macam, resiko jadi benar-benar sangat besar,” katanya.
“Memang menjadi seorang pengawas bukan hanya sekedar mencari pengalaman tapi memang benar-benar menjiwai. Dan apa bangga dengan menjadi seorang pengawas, meskipun gajinya enggak seberapa dia akan tetap melamar seorang pengawas sudah terbukti,” sambungnya.
Ketua Perektrutan Pokja juga menyampaaikan, bahwa Bawaslu kabupaten Sambas akan melakukan upaya dalam melakukan perekrutan di Kabupaten Sambas melalui media Sosial.
“Mengumumkan bahwa akan ada pendaftaran di bawah dari tanggal 21 September sampai 27 lewat dengan menggunakan, semua media sosial Bawaslu, media sosial lembaga kemudian, Whatsaap, Twitter, Facebook, Instagram, Tik tok, Media Masa, serta akan menghubungi di 19 kecamatan di Kabupaten Sambas untuk menempel pengumuman,” katanya.
Kemudian Yesi Berharap, kedepannya siapapun nanti yang akan terpilih menjadi pengawas Pemilu itu kan menjadi bagian dari keluarga besar.
“Menjaga integritas mereka menjadi seorang pengawas agar pelaksanaan Pemilu ini berjalan dengan baik sesuai dengan harapan dan menjadi yang terbaik,” Pungkasnya. (Run).