pojokkatanews.com – Upaya menarasikan gagasan untuk perubahan. Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) melaksanakan pelatihan menulis. Rabu (28/9/2022) di Rumah Juang KMKS.
Dikatakan Ketua KMKS, Muhammad Rifa’ie menulis adalah wadah untuk menyalurkan ide dan gagasan agar dapat menyarankan potensi desa.
“Menulis merupakan sebuah karya untuk menggagas suatu ide dan inovasi, dengan menulis kita dapat menyuarakan potensi yang ada di suatu daerah khususnya di desa,” katanya.
Ia menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan tersebut kepada mahasiswa yang berasal dari daerah Kabupaten Sambas untuk menuangkan gagasan demi membangun kemajuan daerah Kabupaten Sambas khususnya di desa.
“Kegiatan pelatihan menulis yang kami berikan kepada Mahasiswa asal Sambas merupakan bentuk pembelajaran agar Mahasiswa Sambas dapat menuangkan suatu ide dan gagasan untuk kemajuan daerah terkhusus kemajuan desa nya masing-masing,” jelas Rifa’ie.
Ia menuturkan bahwa di Kabupaten Sambas terdapat banyak potensi daerah yang perlu di gali dan dikembangkan seperti tempat wisata contohnya, untuk disyiarkan di media sosial sebagai informasi kepada masyarakat.
“Banyak sekali potensi yang ada di suatu daerah sebagai contoh di Kabupaten Sambas banyak sekali tempat Wisata, Pantai, air terjun, Mangrove dan lainnya. Ini dapat menjadi perhatian kita bersama sebagai Mahasiswa untuk menggaungkan potensi yang ada, apalagi sekarang sudah zaman nya 4.0 dimana informasi apapun dapat kita ambil dan lihat di dunia maya ataupun sosial media,” Tutur Ketua KMKS.
Ditempat yang sama, Kepala Departemen Humas KMKS, Dimas Yosa Ananda, yang juga sebagai kordinator acara pelatihan menulis menyampaikan kegiatan pelatihan menulis menghadirkan Pewarta dari Antara Kalbar.
“Kami menghadirkan Jurnalis dari Antara Kalbar yaitu Dedi A. Khansa yang juga sebagai Alumni dari KMKS,” kata Dimas.
Dimas menuturkan kegiatan tersebut akan dilanjutkan sampai Mahasiswa ataupun peserta yang hadir dapat menulis dengan mahir.
“Pelatihan menulis sangat bermanfaat bagi setiap mahasiswa yang mana setiap mahasiswa akan di hadapkan dengan sebuah tugas makalah, artikel, essay, maupun skripsi sebagai tugas akhir. Dengan pelatihan menulis yang di laksanakan oleh KMKS menjadi bekal mahasiswa untuk menghadapi itu semua,” tuturnya.
Ia menambahkan menulis bukan hanya wadah untuk menyuarakan gagasan mengenai potensi-potensi daerah, tetapi menulis juga dapat memberikan manfaat bagi penulis.
“Jadi bukan hanya menyuarakan ide dan gagasan tentang potensi di daerah namun pelatihan menulis juga sangat bermanfaat untuk keseharian kita,” Pungkasnya. (nik)