You are currently viewing Kontingen Sambas Ikuti Peransaka Nasional di Babel

Kontingen Sambas Ikuti Peransaka Nasional di Babel

 

pojokkatanews.com – Pramuka Kwartir Daerah Kalimantan Barat (Kwarda Kalbar) laksanakan upacara keberangkatan kontingen Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peransaka) Nasional Tahun 2022 Kwarda Kalbar.

Keberangkatan kontingen daerah Kwarda Kalbar dilepas langsung oleh Ketua Majelis Daerah (Mabida) Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., beserta Ketua Kwartir Daerah Kalimantan Barat, H. Syarif Abdullah Alkadrie, S.H., M.H., yang bertempat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (29/9/2022).

Ketua Kwartir Daerah Kalimantan Barat, H. Syarif Abdullah Alkadrie, S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan kegiatan Peransaka Nasional yang diikuti oleh kontingen daerah Kwarda Kalbar diselenggarakan oleh Kwartir Nasional dan Pinsaka Nasional yang berlangsung selama tujuh hari yang berlokasi di Bumi Perkemahan Depati Amir, Provinsi Bangka Belitung.

“Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peransaka) Nasional tahun 2022 adalah kegiatan pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang terhimpun dalam satuan karya pramuka yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional berasana dengan Pimpinan Saka tingkat Nasional. Kegiatan Peransaka Nasional Tahun 2022 dilaksanakan pada tanggal 2 sampai dengan 9 Oktober 2022 bertempat di Bumi Perkemahan Depati Amir, Provinsi Bangka Belitung. Kegiatan tersebut diikuti oleh 11 Satuan Karya Pramuka, 1300 orang Pramuka Penegak Pandega se-Indonesia,” terang Syarif.

Ia menuturkan, kontingen Kalbar yang berangkat sejumlah 32 orang dan 18 diantaranya adalah peserta, selebihnya terdapat pimpinan kontingen, pembina pendamping dan tenaga kesehatan.

“Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat akan mengikutsertakan yang tergabung dalam kontingen daerah Kalimantan Barat 32 orang yang terdiri dari, Pimpinan Kontingen Daerah Kalimantan Barat berjumlah 5 orang terdiri atas Putra dan Putri dengan rincian Pembina Pendamping 2 orang, Pinkonda 2 orang, dan Tenaga Kesehatan 1 orang. Kemudian, Pembina Pendamping dari masing-masing satuan karya berjumlah 9 orang. Terakhir, peserta dari unsur saka berjumlah 9 orang putra dan 9 orang putri,” tuturnya.

Keberangkatan kontingen direncanakan berangkat pada hari Jumat, (30/9/2022) dengan menggunakan pesawat Lion Air dari Pontianak transit di Jakarta kemudian menuju Pangkal Pinang. Sedangkan kembalinya, pada tanggal (10/10/2022) tiba di Pontianak.

Ka. Kwarda berpesan kepada peserta untuk tetap menjaga nama baik kontingen dan untuk tetap menjalin silaturahmi kepada rekan-rekan Pramuka yang berasal dari daerah-daerah yang ada di Indonesia.

“Selama mengikuti kegiatan tersebut, kakak berpesan untuk adik-adik peserta dan pendamping Peransaka Nasional, tetap jaga kesehatan, tetap jaga nama baik Kwarda Kalbar, khususnya Satuan Karya yang adik-adik minati dan jangan lupa untuk tetap menjalin tali silaturahmi dengan teman-teman sesama peserta Peransaka Nasional, agar dapat diceritakan pada saat sudah dewasa nanti,” pesannya.

Ia mengucapkan banyak rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah banyak membantu dan memberikan dukungan kepada Kwarda Kalbar.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar yang telah memfasilitasi dan memberikan dukungan kepada Pembina Pendamping dan Pimpinan Kontingen serta bantuan peserta selama berada di Pontianak hingga keberangkatan. Terima kasih kepada Pimpinan Satuan Karya Pramuka tingkat daerah, tingkat cabang dan Kwartir Cabang yang telah berpartisipasi mengirimkan pesertanya maupun pendamping dari satuan karya pramukanya,” tutup Ketua Kwarda Kalbar.

Ketua Kwarcab Sambas, Fahrur Rofi, S.I.P., M.H.Sc., menghaturkan selamat dan sukses kepada peserta yang berangkat mengikuti kegiatan Peransaka Nasional 2022 di Kepulauan Bangka Belitung, dua diantara peserta 18 peserta kontingen Kalbar merupakan putra dan putri asal Kabupaten Sambas.

“Selamat mengikuti kegiatan Peransaka Nasional untuk adik-adik Satuan Karya Pramuka yang tergabung dalam kontingen Kalimantan Barat yang mana dua diantaranya adalah 1 putra dan 1 putri dari Saka Bakti Husada yang mewakili Kwarcab Sambas. Kita sudah melakukan koordinasi dan kemarin sore peserta sudah dilepas langsung oleh Katua Mabida Kalimantan Barat yaitu Kak Sutarmidji,” tuturnya.

Ka. Kwarcab Sambas memberikan dukungan dan apresiasi kepada peserta kontingen Kalbar yang mengikuti kegiatan Peransaka Nasional di Kepulauan Bangka Belitung.

“Kwarcab Sambas sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut. Semoga kontingen yang telah berangkat, selama kegiatan diberikan kelancaran dan kembali pulang ke daerah dengan sehat dan selamat,” tutup Rofi.

Salah satu peserta asal Kwartir Cabang Sambas, Satria Putra Nusantara, merasa senang dan bangga juga merasakan pengalaman baru.

“Tentu menjadi peserta dari kegiatan nasional adalah sebuah kebanggaan bagi saya untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut, yang mana akan menjadikan pengalaman baru saya untuk bisa berbagi ilmu, mendapatkan ilmu baru dan mengembangkan ilmu Saka yang saya emban, yaitu Saka Bakti Husada. Ilmu ini juga akan bisa di ajarkan dan di kenalkan ke masyarakat bahwa pramuka juga memiliki satuan karya yang  akan sangat berguna di masyarakat,” ujar Satria.

Saat ditanya mengenai seleksi persyaratan peserta, untuk mengikuti kegiatan Peransaka Nasional harus menanggung secara pribadi akomodasi dan membayar campfee saat di bumi perkemahan.

“Untuk seleksi yang dilakukan sepertinya tidak banyak dikarenakan salah satu yang cukup menantang di seleksinya adalah keberangkatan menggunakan finansial pribadi yang mencukupi untuk akomodasi dan campfee. Kemudian ada beberapa seleksi administrasi dan kesiapan fisik dan mental juga harus saya persiapkan,” jelasnya.

Satria menambahkan bahwa kegiatan Peransaka Nasional yang akan diikutinya merupakan pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega yang tergabung dalam Satuan Karya Pramuka se-Indonesia. Ia juga berharap sepulang dari berkegiatan dapat membagikan ilmu baru yang diserapnya dan membagikan pengalamannya untuk memotivasi rekan-rekan Pramuka lainnya.

“Harapan besar saya setelah mengikuti kegiatan ini, bisa membagikan ilmu yang saya dapatkan kepada seorang pramuka dan masyarakat daerah kita. Selain itu juga bisa membagikan pengalaman untuk memotivasi kepada pramuka-pramuka lainnya mengikuti Satuan Karya yang ada di daerah masing-masing sesuai dengan minatnya,” tutup Satria. (nik)

Tinggalkan Balasan