Pojokkatanews.com- Pondok Pesantren (Pontren) Al-Furqan Desa Tebas Sungai membangun lokal asrama baru untuk menggantikan asrama yang terbakar beberapa waktu lalu, Rabu (5/10/2022).
Sebelumnya Pontren Al-Furqan terkena musibah kebakaran pada Kamis (28/8/2022) yang menghanguskan 2 asrama pria dan tidak ada satu barangpun yang dapat diselamatkan, beruntungnya tidak memakan korban.
Pengurus Kesantrian Pontren Al-Furqan, Ust. Wika Wiranata merasa bersyukur dapat melaksanakan pembangunan gedung baru untuk ditempati oleh santri yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal di Pontren.
“Alhamdulillah, sekarang kita sedang dalam tahap pembangunan, rencananya kita akan membangun 2 lokal sebagai ganti yang terbakar kemarin. Rencana rampungnya sekitar 3 bulan, saat ini sudah tahap pembangunan pondasi,” katanya.
Dia menyebut dari dana yang dianggarkan pasca kebakaran sebesar Rp 500 juta sudah hampir terpenuhi melalui donatur yang peduli terhadap pontren Al-Furqan.
“Dana yang sudah terkumpul saat ini mencapai kurang lebih Rp 450 juta dari target perhitungan kita kemarin, jadi terdapat kekurangan sekitar 50 juta” sebut Wika.
Wika menjelaskan bahwa sementara santri yang tidak memiliki asrama memanfaatkan beberapa ruangan yang ada di Pontren dan harus menunggu selama 3 bulan menanti bangunan lokal baru selesai.
“Karena saat ini sedang dalam masa pembangunan, santri yang belum memiliki asrama pengganti sementara kita ungsikan diruangan kelas, kantor, dan ruangan kosong,” jelasnya.
Pengurus Kesantrian itu menyampaikan rasa terimakasihnya terhadap bantuan yang diberikan oleh seluruh komponen masyarakat dan pemerintahan, dia berharap atas apa yang diberikan dapat digantikan oleh Allah SWT berkali-kali lipat.
“Kami mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunan asrama baru untuk mengganti asrama yang terbakar kemarin,” tutup Wika Wiranata. (Yud)