pojokkatanews.com – Direktur Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan atau Memorandum of Agreement (MoA) dengan LPK Borneo Raya Khatulistiwa dan Rise Neo Cooperative Jepang, di Aula Rapat Direktorat pada Senin (21/11/2022).
Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur LPK Borneo Raya Khatulistiwa dan Wakil Direktur Rise Neo Cooperative Jepang, beserta Direktur dan unsur pimpinan Poltesa.
Direktur Poltesa, Yuliansyah mengatakan piahaknya sangat mengapresiasi terjalinnya kerjasama tersebut, sehingga membuka kesempatan bagi mahasiswa Poltesa untuk menambah pengetahuan mereka ke negeri Sakura.
“Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada LPK Borneo Raya Khatulistiwa dan Rise Neo Cooperative yang masih memberikan ruang bagi kami membangun kemitraan dengan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dan juga telah bersedia memberikan kesempatan untuk mahasiswa dan lulusan Poltesa untuk PKL ke Jepang”, ungkapnya.
Lebih lanjut Yuliansyah menjelaskan tentang manfaat kerja sama ini bagi Poltesa yang satu diantaranya menjadi pendukung dalam mendapatkan peringkat Akreditasi Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
“Kami merasa hal ini banyak memberikan manfaat bagi Poltesa, karena telah menjalin kerjasama internasional yang menjadi salah satu penilaian dalam Akreditasi Institusi, dan kami bersyukur Poltesa dapat meraih Peringkat Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT, selain itu manfaat PKL di Jepang juga dirasakan oleh mahasiswa dan lulusan Poltesa yang mendapatkan manfaat finansial atau tabungan yang mereka bawa pulang setelah selesai PKL, dan juga tentu mereka mendapatkan sertifikat pengalaman kerja Industri, dengan etos kerja yang baik di Jepang,” jelasnya.
Yuliansyah juga menyampaikan ucapan permohonan maaf karena ada beberapa mahasiswa yang gagal berangkat PKL ke Jepang.
“Kami menyampaikan permohonan maaf karena ada beberapa mahasiswa yang gagal berangkat, ini menjadi bahan evaluasi bagi kami, kami harus meyakinkan mahasiswa bahwa tidak semua orang punya kesempatan berangkat PKL ke Jepang, dan juga kami harus meyakinkan kepada orang tua bahwa urusan PKL ke Jepang ini bukan urusan person, namun ini menjadi urusan lembaga, selama yang bersangkutan patuh terhadap kesepakatan dan peraturan maka semua akan baik-baik saja, dan selanjutnya kami mengingatkan mahasiswa dan lulusan yang sudah tanda tangan kontrak dan akan berangkat ke Jepang, bahwa ada konsekuensi wajib mengikuti aturan yang sudah disepakati,” ungkapnya.
Yuliansyah berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak mahasiswa Poltesa yang berkesempatan untuk PKL di Jepang.
“Kami berharap kerjasama dan hubungan baik ini dapat terus berjalan, dan jika memungkinkan terbuka peluang kerjasama untuk bidang-bidang lain, seperti Teknologi Informasi dan, Multimedia, Teknik Mesin, Teknik Mesin Pertanian, Akuntansi, dan bidang Pengolahan Pangan, sehingga semakin banyak mahasiswa dan lulusan kami yang dapat PKL di Jepang,” harap Yuliansyah.
Wakil Direktur Rise Neo Cooperative Jepang, Ayaka Tsuciya menjelaskan beberapa kegiatan PKL di Jepang yang sangat berguna bagi mahasiwa kelak.
“Kegiatan PKL di Jepang meliputi PKL Pengolahan Rumput Laut, PKL Industri Perhotelan, dan PKL Industri Pertanian yang dapat diikuti oleh mahasiswa selama 6 bulan,” jelasnya dalam Bahasa Indonesia.
Tak hanya itu, Ayaka Tsuciya juga menyampaikan benefit yang dapat diperoleh selama pelaksanaan PKL di Jepang.
“Mahasiswa yang melaksanakan PKL di Jepang akan mendapatkan benefit ilmu pengetahuan dan budaya kerja di Perusahaan Jepang, serta Uang Saku sekitar 960 Yen/ Rp 105.600 (kurs Rp 11.000), dimana dalam 1 hari mahasiswa akan melaksanakan PKL selama 7 jam, serta mendapatkan waktu liburan,” terangnya.
Direktur LPK Borneo Raya Khatulistiwa dan PT. Akbei, Andi Irawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Poltesa atas sambutan baik ini,
“kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Poltesa atas sambutan hangat dan kesediaan untuk kembali bekerja sama, semoga dapat terus terjalin kerjasama yang baik,” ucapnya.
Lebih lanjut Andi Irawan juga menyampaikan bahwa ada beberapa jenjang program Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dapat diikuti oleh mahasiswa dan lulusan Poltesa
“Program PKL yang dapat diikuti di Jepang itu mulai dari yang 6 bulan – 1 tahun, 3 Tahun, dan program Speciefied Skilled Workers selama 5 Tahun,” pungkasnya. (nik)