You are currently viewing Kementan Komitmen Kawal Ketahanan Pangan di Kabupaten Sambas

Kementan Komitmen Kawal Ketahanan Pangan di Kabupaten Sambas

Pojokkatanews.com – Inspektur Jendral Kementrian Pertanian Jan Samuel Maringka kunjungi Kabupaten Sambas Guna peningkatan sektor pertanian di Kabupaten Sambas.

Kunjungan Inspektur Jendral Kementrian Pertanian Jan Samuel Maringka ke Kabupaten Sambas bersama rombongan tersebut disambut lansung oleh Wakil Bupati Sambas, bersama kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas bersama Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Sambas.

Inspektur Jendral Kementrian Pertanian Jan Samuel Maringka mengatakan, Kabupaten Sambas merupakan sektor pertanian yang besar bagi Kalimantan Barat maupun Indonesia, pangan merupakan sangat penting hingga hal tersebut diperhatikan oleh Presiden RI.

“Sektor pangan sebagai salah satu sektor unggulan Kabupaten Sambas merupakan sektor yang sangat penting untuk membangun bangsa dan negara yang lebih maju dan berkembang. Pangan adalah hal yang sangat dasar dan menjadi bagian penting dari semua sendi ekonomi masyarakat sekaligus tolak ukur dari kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Ancaman krisis pangan telah mendapat perhatian Presiden RI Joko Widodo sehingga diperlukan langkah-langkah seperti peningkatan produksi besar-be
saran baik itu dari petani, korporasi, maupun dari BUMN memastikan offtaker yang akan menampung hasil peningkatan produksi; dan penyusunan grand plan pendistribusian komoditas pangan yang telah diproduksi.

“Oleh karena itu, diharapkan Kabupaten Sambas dengan potensi komoditas pangan yang sangat besar mampu mengambil peran untuk menyelamatkan negeri dari ancaman krisis pangan,” jelasnya.

Inspektorat Jenderal dengan tagline Jaga Pangan Jaga Masa Depan berkomitmen untuk membangun kemitraan strategis dengan stakeholder pertanian.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementan Jan Samuel Maringka dalam Kegiatan Dialog Jaga Pangan yang dilaksanakan di Aula Utama Bupati Sambas pada Jumat 2 Desember 2022 juga menekankan melalui fungsi pengawasannya akan memastikan bahwa program pemerintah melalui Kementerian Pertanian di Kabupaten Sambas, khususnya pengembangan komoditas sektor pangan, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran untuk mewujudkan pertanian yang berkualitas dan mengembangkan potensi daerah dalam menjaga ketahanan pangan.

“Pada tahun 2021 bantuan lingkup Kementerian Pertanian di Kabupaten Sambas telah didistribusikan senilai Rp13.351.210.778,00 dan tahun 2022 senilai Rp8.859.159.720,00, sehingga memerlukan pengawasan yang intensif dan berkelanjutan guna memastikan bantuan telah tersalur kepada para petani peternak dan telah dimanfaatkan dengan efektif,” ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya kunjungan dan dialog ini pengembangan komoditas sektor pangan sebagai salah satu potensi daerah guna menjaga ketahanan pangan khususnya padi, jagung, kedelai, dan daging sapi dapat terwujud. Hal tersebut tentu perlu didukung dengan adanya kolaborasi lintas sektor baik di pusat maupun daerah.

“Inspektorat Jenderal Kementan RI telah melakukan kegiatan Jaga Pangan dan Rapat Koordinasi Pengawasan berupa Sinergi bersama Aparat Penegak Hukum di beberapa provinsi diantaranya Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Provinsi Lampung, Provinsi Aceh, Provinsi Banten, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Kalimantan Timur, dan Provinsi Papua”, ungkapnya.

“Selain itu, telah dilaksanakan juga Apel Siaga Perkarantinaan dan Apel Siaga Pengendalian PMK di wilayah-wilayah perbatasan terluar diantaranya di Belu – Provinsi NTT, Sabang – Provinsi Aceh, Merauke – Provinsi Papua, Entikong – Provinsi Kalimantan Barat, Sebatik – Provinsi Kalimantan Utara, guna mewujudkan dan memantapkan komitmen Kementerian Pertanian dalam mewujudkan keamanan dan ketahanan pangan di titik-titik terluar Indonesia”, tambah Jan. (Run).

Tinggalkan Balasan