You are currently viewing Pasar Hawnan Perdana Sukses Digelar di Pemangkat 

Pasar Hawnan Perdana Sukses Digelar di Pemangkat 

 

pojokkatanews.com – Surau Hawnan Albarakah Pemangkat Bersama dengan Masjid Ismuhu Yahya Pontianak sukses mengelar program SIDAQ (Surgakan Indonesia Dengan Al Quran). Minggu (25/12/2022) di sekitar Surau Hawnan Albarakah, Kecamatan Pemangkat

 

Pasar Hawnan merupakan program yang dijalankan untuk mengajak ibu-ibu kembali ke masjid dan belajar Alquran mulai dari mengikuti sholat shubuh berjama’ah, dilanjutkan One Day One Juz (ODOJ), kemudian dilanjutkan dengan Kajian Qur’an dan di akhiri dengan belanja gratis bagi ibu-ibu yg mengikuti semua rangkaian acara tersebut dengan tag line Datang Carek Pahale, Balik Bakallek Belanje.

 

Hadiah terbaik diberikan kepada ibu-ibu yang telah belajar Al-Quran, mendengarkan tausyiah dan sholat subuh berjamaah. Betapa kedahsyatan subuh memberikan Keberkahan bagi umat yang selalu mencari ridho Allah.

 

Jamaah dari berbagai kalangan hadir berjumlah 105 orang dimulai orang tua santri, tetangga hawnan, mustahik dan guru ngaji di berbagai TPQ Kota Pemangkat.

 

Pembina Yayasan Pondok Pesantren Al-Barakah, Rudi Hartono dalam sambutannya mengatakan mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu yang telah sudi memenuhi undangan Pasar Hawnan.

 

“Pasar hawnan adalah media untuk emak-emak belajar mengaji atau memperbaiki bacaannya untuk bekal diajarkan kepada anaknya. Pasar hawnan juga transaksional ketika sudah sholat berjamaah, hadiri tausyiah dan mengaji akan dapat satu paket sembako karena Allah SWT,” ucapnya.

 

Ia berharap kegiatan amal sholeh tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak.

 

“Semoga Pasar Hawnan ini dapat dilaksanakan satu bulan sekali atau bahkan dua minggu sekali. Adapun motto Pasar Hawnan yaitu datang carek pahale, balik bakalek belanje,” harap Rudy.

 

Ia juga menghaturkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat mensukseskan acara tersebut.

 

“Terima kasih kepada panitia pasar hawnan, masjid Ismuhu Yahya, tokoh masyarakat, tokoh agama, guru ngaji dan masyarakat sekitar yang telah mensukseskan launching pasar hawnan ini,” pungkas Pembina Yayasan Albarakah.

 

Sekretaris Camat, Hajibi, S.H., menyambut baik kegiatan tersebut dengan mengumpulkan umat untuk salat subuh berjamaah, mendengar kajian ilmu dan belajar mengaji.

 

“Kegiatan ini adalah pertama kalinya di Pemangkat bahkan di Kabupaten Sambas. Pemerintah mendukung kegiatan ini untuk memberi semangat kepada emak-emak belajar mengaji serta men support anaknya mengenal Alquran. Berharap kegiatan ini akan dicontoh oleh masjid masjid di Pemangkat khususnya dan Sambas umumnya,” pungkas Sekcam Pemangkat.

 

Pemaparan kajian pasar bahagia oleh Al Ustadz Abdul Hanif Husni tentang bagaimana program pasar bahagia dimulai. Memulai program ini melalui kajian yang dilakukan oleh KH Adi Pratama Masjid Ismuhu Yahya, KH Lutfan Alam Masjid Asqaf dan Ustadz Imam Muttaqim Masjid Munzalan. Maka ditemukan 65 persen muslim Indonesia tidak bisa membaca Alquran. Inilah cikal bakal berdirinya program SIDAQ yang saat ini telah hadir Pasar Bahagia sebanyak 51 titik masjid dan Pasar Hawnan menjadi titik pasar ke 52 dengan motto Pasar Bahagia belanja cuma-cuma, bayar cukup pakai doa. (nik)

 

Tinggalkan Balasan