Pojokkatanews.com – Badan Eksekusi Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Sultan Muhammad Tysafiuddin Sambas (IAIS) menggelar kegiatan Unite With Society Muslim Village 2023 di Kecamatan Tangaran. Rabu (22/2/2023).
Presiden mahasiswa IAIS Sambas Nur Adimas Sayfullah mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 178 mahasiswa dengan jumlah 16 kelompok.
“Kegiatan Unite With society Muslim Village 2023 ini diikuti 190 mahasiswa baru IAIS Sambas tahun akademik 2022/2023 yang terbagi dalam 16 kelompok,” katanya.
Saifullah menyampaikan, 16 kelompok tersebut di sebarkan ke delapan desa yang ada di Kecamatan Tangaran, dengan satu desa masing-masing dua kelompok.
“Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Tangaran, di tempatkan ke delapan desa yang ade di Kecamatan Tangaran, dari Desa Merpati, Desa Tangaran, Desa Simpang Empat, Desa Pancur, Desa Arung Parak, Desa Merabuan, Desa Semate, dan Desa Arung Medang. Kemudian dari satu desa tersebut ada dua kelompok di setiap desa,” ujarnya.
Tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut kata dia, adalah sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Tysafiuddin Sambas.
“Tujuan pelaksanaan kegiatan sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada poin Pengabdian Kepada Masyarakat,” ucapnya.
“Kegiatan ini difokuskan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat, pelayanan kepada masyarakat, sosialisasi dan edukasi, sosial kemasyarakatan, dan juga promosi kampus,” sambungnya.
Dia berharap, kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari mulai dari 22-26 February 2023 mampu memberikan problem solving di tengah-tengah masyarakat.
“Program ini diharapkan mampu menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa di tengah masyarakat maupun institusi, terutama sebagai problem solving atau pemecahan masalah sesuai dengan keilmuan dan juga melatih kepekaan mahasiswa dengan kondisi sosial, sehingga nantinya saat kembali di kampus bisa menjadi bahan kajian untuk menghadirkan solusi dan memberikan perubahan yang positif,” pungkasnya. (Run).