Pojokkatanews.com – Panitia pelaksana pembangunan masjid 1001 kubah Kabupaten Sambas lakukan audiensi ke DPRD sampaikan progres pembangunan.
Turut hadir dalam audiensi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sambas H abu bakar, Wakil ketua I DPRD Kabupaten Sambas Suryadi, Misni Safari selaku ketua panitia pelaksana pembangunan masjid 1001 kubah, koordinator 1001 kubah kecamatan Sambas, Sajad Teluk Keramat, semaprok dan koordinator lainnya.
“Alhamdulillah kali ini kami beserta rombongan dari panitia pelaksana pembangunan masjid agung 1001 kubah melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Sambas dimaksudkan penyampaian aspirasi maupun progres pembangunan kepada ketua DPRD dan jajarannya,” ucap Misni Safari, Kamis (2/3/2023).
Misni Safari mengatakan, saat ini progres pembangunan masjid tersebut yang hampir kurang lebih dua tahun mengalami permasalahan lahan yang belum terlaksana.
“Semenjak ide ini dimunculkan pada 22 Januari 2021 sampai hari ini Maret 2023, telah dilakukan pembebasan lahan pada tanah yang di bagian depan dan sampai hari ini kami sudah mengantor di tiga bangunan tersebut,” katanya.
Masyarakat luas kata Misni, banyak yang tidak mengetahui akan rencana pembangunan Masjid tersebut, sehingga pihaknya telah membentuk tim hingga tingkat desa.
“Ternyata juga terdapat masyarakat yang tidak mengetahui tentang hal ini, maka untuk memberikan informasi kepada masyarakat kita juga telah melakukan/pembentukan panitia dari tingkat desa sampai Kabupaten Sambas dan juga kita telah membentuk tim hingga tingkat Nasional, agar pembangunan ini sama-sama kita lakukan secara gotong royong,” katanya.
Misni mengakui, banyak pihak yang meragukan keberhasilan pembangunan Masjid yang sangat besar dan megah tersebut, namun pihaknya terus bergerak karena hanya dengan dukungan semua pihak hal tersebut bisa diwujudkan.
“Meskipun demikian banyak juga yang menyampaikan dalam pembangunan ini ada yang beranggapan bahwa hal ini tidak mungkin, dikarenakan memerlukan anggaran yang sangat besar dan luas lahan yang diperlukan mencapai 100 lebih Hektar,” ungkapnya.
Kata Misni Safari, saat ini dana yang telah diterima oleh panitia pelaksana pembangunan masjid agung 1001 kubah telah mencapai 1 Miliar lebih.
“Per tanggal 31 Desember 2022 kemarin dari pencatatan bendahara umum jumlah uang yang telah terkumpul mencapai 1,2 Miliyar dan mudah-mudahan untuk 2023 ini mengalami peningkatan agar pembangunan ini dapat dilakukan, dalam hal ini juga kami berharap bantuan dari sukarelawan maupun masyarakat yang ingin menyumbang agar kita sama-sama membangun mesjid 1001 kubah di Kabupaten Sambas,” tuturnya.
Misni berharap, audiensi yang dilakukan panitia pelaksana pembangunan masjid agung 1001 kubah tersebut dapat direspon oleh DPRD Kabupaten Sambas dan jajarannya.
“Kami berharap apa yang telah disampaikan kepada DPRD Kabupaten Sambas dapat di tanggapi oleh ketua dan jajarannya, harapan kita DPRD bersama eksekutif mendiskusikan bagaimana pemecahan persoalan yang dihadapi, seperti permasalahan lahan dan pembebasannya,” ujarnya.
“Kami juga berharap, DPRD Kabupaten Sambas dan Bupati Sambas dapat memeberikan lahan berbentuk hibah pada tahun 2024 untuk pembangunan masjid 1001 kubah ini, mudah-mudahan DPRD, Bupati Sambas dan pemerintah Daerah dapat memperioritaskan permasalahan lahan, dikarenakan lahan adalah yang paling utama dalam pembangunan,” tutupnya. (Run)