pojokkatanews.com – Bappeda Kabupaten Sambas menggelar Rakor Penguatan Inovasi Daerah Kabupaten Sambas dan Evaluasi Capaian Kinerja Pembangunan Daerah Tahun 2022 yang berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Sambas pada Selasa (14/3/2023).
Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih banyak kepada BPS Sambas dan seluruh OPD yang terlibat mensukseskan inovasi daerah Kabupaten Sambas.
“Inovasi yang Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas raih berturut-turut secara dua tahun yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri itu bukan buah karya pribadi Bupati Satono tetapi keberhasilan kita semua, keberhasilan rakyat Sambas, saya hanya membantu menerima penghargaan saja,” ujarnya.
Sebenarnya cerita tentang inovasi sudah ada sejak tiga tahun terakhir, tentu menyangkut masalah inovasi ini saya mengucapkan terima kasih banyak kepada semua yang ikut mensukseskan terutama BPS Sambas, seluruh OPD yang terlibat, dan bagian operator seluruh OPD ini yang penting.
“Tentu ini karya yang cukup membanggakan kita semua dan mudah-mudahan inovasi yang kita terima secara berturut-turut dapat kita pertahankan di tahun 2023 ini,” katanya.
Tahun 2024 sebagaimana arahan Bapak Presiden diharapkan seluruh kabupaten kota se-Indonesia dapat menghapus kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia, tentu ini pekerjaan yang berat bagi kita semua karena dunia ini baru saja dilanda ujian Pandemi Covid-19.
“Di tahun 2020 laju pertumbuhan ekonomi kita minus 2,02 persen, tapi berkat kolaborasi semua pihak sehingga tahun 2021 laju pertumbuhan ekonomi kita meningkatkan 6,33 persen. Data terakhir yang kami terima dari BPS tahun 2023 ini kembali menggembirakan 4,64 persen posisinya naik sedikit,” Ungkap Satono.
Laporan Kepala Bappeda Kabupaten Sambas, Yudi, S.Sos., M.Si., yang disampaikan oleh Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten, Deliana R. Pridaningsih, S.St.Pi.,M.Si., bersyukur Kabupaten Sambas dapat meningkatkan prestasinya dalam hal inovasi daerah.
“Alhamdulillah selama ini Kabupaten Sambas berhasil meningkatkan prestasinya membangun Kabupaten sambas dengan inovatif,” Ucapnya.
Selanjutnya, Deliana menuturkan kedepannya inovasi mengenai digitalisasi secara menyeluruh harus terus dikembangkan dan ditingkatkan.
“Berkaitan dengan inovasi daerah, ada satu tahap lagi yang belum dilakukan Kabupaten sambas yaitu digitalisasi secara menyeluruhan dan itu adalah proses pengembangan yang harus kita lakukan secara bersama-sama,” Pungkasnya. (nik)