You are currently viewing Gubernur Sutarmidji Hadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Sambas Tahun 2024 

Gubernur Sutarmidji Hadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Sambas Tahun 2024 

pojokkatanews.com – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menghadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Sambas Tahun 2024 yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Sambas pada Kamis (16/3/2023).

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., mengatakan bahwa data adalah hal yang paling penting, karena Ia sudah pernah mengalami masalah di lapangan dikarenakan data yang tidak sesuai.

“Tidak mungkin Musrenbang ini akan sukses kalau data ini tidak valid. Tiga tahun jadi gubernur untuk menggenahi data, dan hasilnya baru kelihatan pada tahun keempat, karena akan sulit jika data tersebut tidak valid. Saya ambil contoh dari sisi pendapatan, 2018 PAD Kalbar hanya 1,9 triliyun, ini tidak benar karena potensi dan data tidak sesuai,” Ujarnya.

Ia mengatakan saat ini untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah lebih besar dari transfer pusat, kalau PAD kita meningkat, daerah-daerah juga akan mendapatkan itu.

“Semua Desa sudah ada nilainya, Desa Sekura yang ada di Kabupaten Sambas sebagai urutan ke 16 dari 74.900 ribuan desa di Indonesia. Maka dari itu jadikan Sambas sebagai pusat studi banding itu karena Desa Sekura nilainya 0,9856 hampir sedikit lagi mau satu yaitu sempurna, hanya tinggal bagaimana akses kreditnya baru nilai 3 dari 5 dan peserta BPJS nilainya 3 dari 5, hanya dua itu yang 48 lainnya sudah sempurna,” Jelas Sutarmidji.

Gubernur juga menyebutkan Bumdes Desa Sejiram yang dikelola anak mudanya juga bisa dijadikan contoh, memberikan pelayanan penggunaan internet kepada lebih dari 100 desa.

“Ada dua yang bisa menjadi percontohan desa di Kabupaten Sambas, jadi kalau mau studi banding desa itu jangan jauh-jauh cukup di Kabupaten Sambas saja jangan di luar,” Pungkasnya.

Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., mengatakan bahwa, Kabupaten Sambas adalah daerah yang mempunyai populasi penduduk terbesar kedua setelah Kota Pontianak dan tentu dengan padatnya penduduk, memberi dampak besar kepada Kabupaten Sambas.

“Kabupaten Sambas juga merupakan penduduk terbesar di Kalimantan Barat setelah Kota Pontianak. Bagaimana Sambas itu dibangun bahwa Sambas itu tidak hanya berjalan ditempat tetapi Kabupaten Sambas pada tahun 2025 mendatang benar-benar terwujud sebagai Kabupaten yang terunggul di Kalimantan Barat,” Ungkapnya.

Bupati Satono juga mengatakan, target untuk menjadikan Kabupaten Sambas sebagai yang terunggul pada 2025 hanya bisa dicapai dengan sinergisitas dan kolaborasi banyak pihak.

“Meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan IPM di Kabupaten Sambas bukan hebatnya Bupati Sambas, tetapi seluruh stakeholder terkait yang telah membantu untuk mencapai hal tersebut, walaupun 2022 IPM kita meningkat, tapi angka pengangguran kita masih tinggi, bagaimana angka pengangguran bisa kita turunkan, sehingga tahun 2025 Kabupaten Sambas menjadi Kabupaten yang terunggul di Kalbar,” tuturnya.

“Alhamdulillah juga desa mandiri di Kabupaten Sambas sudah terdapat 19 desa, semoga dapat dipertahankan dan Desa yang belum mandiri dapat ditingkatkan,” Pungkasnya. (nik).

 

Tinggalkan Balasan