pojokkatanews.com – BKPSDMAD Kabupaten Sambas menggelar Orientasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas Angkatan I Tahun 2023. Kamis (4/5/2023) di Aula Diklat BKPSDMAD Sambas.
Dalam laporannya, Kepala BKPSDMAD melalui Kepala Bidang Pengembangan SDM Aparatur, Agri Arisa, S.STP.,M.Si., menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan tupoksi ASN dan mengenalkan nilai-nilai dan etika instansi pemerintah kepada peserta orientasi PPPK.
“Tujuannya diadakan kegiatan ini ialah untuk memberikan pengenalan tugas dan fungsi ASN serta memberikan pengenalan nilai dan etika pada instansi pemerintah kepada Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” Katanya.
Kompetensi yang dikembangkan dalam Orientasi PPPK merupakan kompetensi pembentukan karakter ASN yang profesional sesuai bidang dan tugas yang diukur berdasarkan kemampuan.
“Adapun 4 kompetensi yang diukur berdasarkan kemampuan diantaranya pertama menunjukkan sikap perilaku bela negara, kedua mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN (BerAKHLAK) dalam pelaksanaan tugas jabatan secara profesional sebagai pelayanan masyarakat, ketiga mengaktualisasikan kedudukan dan peran ASN untuk mendukung terwujudnya smart governance sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan keempat menunjukkan penguasaan Kompetensi Teknis yang dibutuhkan dengan bidang tugas,” Ungkap Agri.
Peserta orientasi PPPK angkatan pertama dibgai menjadi 2 kelas yaitu kelas online melalui zoom meeting dan kelas klasikal untuk peserta yang sedang berada di ruangan aula.
“Peserta Orientasi PPPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas adalah seluruh PPPK yang terdapat di Kabupaten Sambas, yaitu sebanyak 1004 orang. Dalam pelaksanaan orientasi ini, jumlah peserta dibagi ke dalam 12 angkatan. Untuk angkatan pertama ini jumlaj peserta adalah sebanyak 125 orang, dan angkatan berikutnya adalah sebanyak 80 orang peserta pada setiap angkatan,” Jelas Agri.
Adapun Kelas Online berjumlah 80 orang peserta yang terdiri dari 24 orang tenaga teknis dan 53 orang tenaga pendidik (guru). Sedangkan Kelas Klasikal berjumlah 45 orang peserta yang terdiri dari 30 orang tenaga teknis, 8 orang tenaga kesehatan dan 7 orang tenaga pendidik (guru). (nik)