Pojokkatanews.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas Marjuni menyampaikan sejumlah wilayah potensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sambas memasuki musim kemarau.
“Dalam beberapa hari kedepan berdasarkan informasi dari BMKG bahwa untuk wilayah Kabupaten Sambas telah memasuki musim kemarau, diantaranya beberapa daerah yang rawan Karhutla adalah Kecamatan Paloh, Kecamatan Selakau Timur, Kecamatan Jawai Selatan dan Jawai. Untuk itu kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati hati terutama kaitannya dengan potensi bencana kebakaran hutan dan lahan,” ucapnya.
Marjuni mengatakan dalam waktu dekat Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas akan menyampaikan himbauan yang saat ini dalam proses penandatangan pimpinan.
“Kami berharap bahwa apa yang akan terjadi kedepan dalam rangka memasuki musim kemarau terutama potensi terjadinya karhutla terus bisa kita antisipasi,” katanya.
Dia meminta seluruh komponen masyarakat meliputi perangkat desa, unsur kecamatan dan pihak-pihak terkait dan perusahaan juga dapat mengantisipasi terjadinya karhutla.
“Kita berharap potensi potensi tadi dapat kita minimalisir dan tentunya dengan mengurangi potensi kebakaran tadi, karena akan mengurangi kerugian kerugian yang dapat ditimbulkan akibat karhutla,” jelasnya.
Menurut informasi yang pihaknya terima dari BMKG bahwa ada beberapa titik api atau hotspot yang terpantau. Titik api itu diantaranya di Kecamatan Paloh, Kecamatan Selakau Timur, Kecamatan Jawai, Jawai Selatan.
“Di kecamatan ada beberapa hotspot yang disampaikan terakhir kemarin di informasikan di Kecamatan Paloh, Kecamatan Selakau Timur dan Kecamatan Jawai Selatan serta Jawai. Itu sementara yang potensi potensi karhutla yang kami terima dan laporkan dari BMKG, Manggala Agni dan sebagainya,” tutupnya. (Run).