You are currently viewing Remuk Pendidikan dan Kebudayaan : Bupati Satono : Mari Bangun Generasi Cerdas, Berkarakter dan Berbudaya

Remuk Pendidikan dan Kebudayaan : Bupati Satono : Mari Bangun Generasi Cerdas, Berkarakter dan Berbudaya

pojokkatanews.com – Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., membuka kegiatan Rembuk Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Semparuk, Kecamatan Tebas dan Sebawi Tahun 2023 dengan tema Membangun Generasi Cerdas, Berkarakter dan Berbudaya yang bertempat di Gedung Serbaguna, Kecamatan Tebas, pada Jum’at (23/06/2023).

 

Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., mengapresiasi kegiatan Rembuk Daerah Pendidikan dan Kebudayaan yang sangat penting untuk dilakukan karena pada forum tersebut musyawarah terkait pendidikan.

 

“Diharapkan forum ini mampu menghasilkan berbagai gagasan yang baik sebagai masukan untuk perumusan program jangka menengah dan jangka panjang bidang pendidikan di Kabupaten Sambas,” Ujarnya.

 

Satono mengatakan Sambas harus bisa mewarnai Kalbar dan mampu menjadi kabupaten yang berdaya saing di Kalbar mengingat padatnya populasi penduduk Kabupaten Sambas terbesar kedua setelah Kota Pontianak.

 

“Kita ketahui bersama, penduduk Kabupaten Sambas terpadat kedua

setelah Kota Pontianak. Maka, tidak ada alasan untuk kita tidak menjadi kabupaten terunggul di Kalimantan Barat, karena Sambas telah mempunyai populasi penduduk 640 ribu lebih,” Kata Satono.

 

Hampir 90 persen pejabat-pejabat pemerintahan di tingkat provinsi Kalimantan Barat diisi oleh putra-putri terbaik asal Kabupaten Sambas.

 

Bupati Satono mengemukakan, ini adalah momentum yang sangat strategis. Ia ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sambas untuk meminta tolong koordinasikan dengan matang kepada kepala sekolah yang ada di desa masing-masing, camat mengumpulkan kepala sekolah di masing-masing kecamatannya, data di dusun dan desa mana saja yang tidak sekolah, insyaa Allah pasti ada solusi yang solutif, harus secara bersama-sama.

 

“Sehebat apapun guru dan kepala desa nya kalau kita tidak bisa membangun kolaborasi dan tidak bisa membangun sinergi tidak ada solusi yang solutif yang kita dapatkan tapi caranya rembuk duduk satu meja bagaimana kita mencurahkan mewakafkan waktu dah tenaga untuk memikirkan perkara ini,” Ungkapnya.

 

Jika tidak menyiapkan generasi-generasi yang tangguh dan kuat, maka tidak akan lebih baik, karena guru, pendidik, kepala desa, adalah ujung tombak untuk percepatan bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Sambas.

 

“Saya ingin tahun 2025 sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2005-2025, Kabupaten Sambas diharapkan menjadi kabupaten terunggul di Kalbar, tapi untuk meraih terunggul di Kalbar tidak semudah membolak-balikkan tangan, perlu kerja yang maksimal, perlu kerja keras,”Pungkas Bupati Satono. (nik)

 

Tinggalkan Balasan