pojokkatanews.com – Yayasan Sambas Raya Madani dan Panitia Pembangunan Masjid 1001 Kubah Kabupaten Sambas menggelar Pawai Gema Muharram 1445 Hijriah yang mengusung tema Memperkuat Resonansi Sambas Serambi Makkah Mewujudkan Masjid 1001 Kubah. Rabu, (19/7/2023).
Pawai Muharram tersebut sangat istimewa pasalnya dihadiri oleh Tokoh Nasional Asal Kalbar yakni Oesman Sapta.
Didampingi oleh Bupati Satono serta Forkopimda, serta Gubernur Sutarmidji, Oso membuka pawai Muharram yang diikuti oleh ribuan orang tersebut, acara sangat semarak dan penuh semangat dikarenakan Oesman Sapta yang juga Ketua Umum Partai Hanura memberikan hadiah umrah bagi 13 orang yang beruntung.
Adapun rute Pawai Gema Muharram 1445 Hijriah dimulai dari Kantor Pusat Masjid 1001 Kubah – jalan lingkar – tugu terigas – RRC check point – putar arah menuju tugu terigas – Jalan lingkar – dan finish di Halaman Kantor Pusat Masjid 1001 Kubah.
Saat diwawancarai, Tokoh Nasional Kalimantan Barat, Dr. H. Oesman Sapta Odang atau yang biasanya di sapa dengan OSO, mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1445 Hijriah, Ia berharap dengan momentum tahun baru Islam dapat meningkatkan ketakwaan, moral, serta moril dalam membangun daerah Kabupaten Sambas khususnya.
“Saya baru pertama kali ikut merayakan 1 Muharram di Kabupaten Sambas ini. Pawai 1 Muharram ini adalah rasa kebersamaan dalam merayakan 1 Muharram itu sendiri,” Ujarnya.
OSO menuturkan, semangat kebersamaan itu menjadikan suatu perjuangan untuk memajukan Kabupaten Sambas ini, maka diharapkan kepada Kabupaten Sambas ini agar menerima semua tokoh masyarakat yang masuk ke dalam wilayah ini, karena ekonomi itu ditentukan oleh manusia yang ada di dalam wilayah Kabupaten Sambas.
“Suatu kehidupan suatu perjuangan ekonomi harus ada manusianya yang ide-idenya cemerlang bisa menumbuhkan ekonomi di wilayah ini sehingga meningkatkan sosial ekonomi daerah dan menyiapkan lapangan kerja bagi masyarakat khususnya Kabupaten Sambas yang masih kurang, jadi perlu kita tingkatkan lagi,” Tuturnya.
“Dengan hal-hal yang terjadi saat ini, saya juga berbicara dengan Pak Gubernur, Pak Bupati dan aparat setempat bahwa kebersamaan itu memerlukan jumlah orang yang cukup untuk membangun Sambas ini, jadi jangan ada perselisihan. Pembangunan di negara ini membutuhkan orang-orang cerdas terutama masyarakat Kalimantan Barat ini,” Pungkas OSO. (nik)