You are currently viewing Kodim 1208/Sambas Gelar Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Karhutla

Kodim 1208/Sambas Gelar Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Karhutla

pojokkatanews.com – Dalam upaya mengantisipasi terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan, Kodim 1208/Sambas menggelar Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Penanggulangan Bencana Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di wilayah Kabupaten Sambas di Lapangan Apel Makodim 1208/Sambas, pada Rabu (2/8/2023).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kab Sambas, Ir. H. Abu Bakar M.Si, Dandim 1208/Sambas, Letkol Czi Priyo Hindrarto, S.I.P, Danyonif 645/Gty, Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo, Danyonif 645/Gty, Letkol Inf Pamungkas Army Saputro, S. Sos, Wakapolres Sambas Kompol Muhammad Aminuddin, S.I.K,M.H, Kajari Sambas, Agita Tri Moertjahjanto, S.H,M.H, Kasat Pol PP Sambas, Drs. H. Urai Heriansyah M.Si, Perwira Kodim 1208/Sambas, PJU Polres Sambas, Kapolsek Sambas, Kompol Abdul Mutholib, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sambas, Marjuni, S.H, Kadinkes Kab. Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, M.M, serta peserta upacara.

 

Kodim 1208/Sambas Letkol Priyo Hindrarto mengungkapkan apel siaga dan gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dini, agar penanganan dan antisipasi kebakaran hutan lahan di Kabupaten Sambas lebih maksimal.

 

“Kita melaksanakan apel ini untuk mengingatkan semua pihak, TNI-POLRI, Manggala Agni, BPBD, BASARNAS, Damkar serta para pimpinan perusahan agar bersama-sama melakukan pengecekan. Mulai dari kelengkapan personel, baik Damkar swasta maupun pemerintah dan juga Masyarakat Peduli Api (MPA),” Paparnya.

 

Hingga saat ini, diketahui banyak titik api dan asap muncul di wilayah Kabupaten Sambas, oleh karena itu dihimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

 

“Titik api sudah banyak muncul di wilayah Kabupaten Sambas yang menimbulkan gangguan pada penerbangan dan kesehatan. Kita masih ada beberapa titik lokasi yang gambutnya sangat tebal, diperlukan kesabaran dan ketekunan serta kerja sama oleh semua pihak untuk memadamkan api. Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang memiliki kebun agar membuka lahannya tidak dengan cara membakar,” Ungkapnya.

 

Dalam kesempatan itu Letkol Priyo menyatakan untuk menanggulangi bencana Karhutla tentu diperlukan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh elemen terkait.

 

“Apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan adalah salah satu bagian kesiapsiagaan TNI-POLRI dan juga pemerintah daerah. Hal ini sudah dilakukan selama ini dan sudah berjalan dengan baik namun kita tidak boleh lengah dengan situasi kondisi yang terkait dengan cuaca. Kita harus siap sedia bersama instansi terkait baik BPBD, Basarnas, kemudian juga masyarakat semua bersinergi bersama-sama,” Harapnya.

 

Semoga di tahun 2023 Kabupaten Sambas bisa mengatasi dengan baik potensi ancaman Karhutla dan diharapkan masyarakat juga bisa berpartisipasi dalam memberantas Karhutla.

 

“Seluruh elemen harus terus bergerak maju bersama mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Sehingga kendala sebesar apapun yang terjadi di lapangan akan dapat diatasi,” Harap Priyo. (nik)

Tinggalkan Balasan