You are currently viewing USAID ERAT Serius Lindungi Hak Perempuan dan Anak

USAID ERAT Serius Lindungi Hak Perempuan dan Anak

pojokkatanews.com – USAID ERAT menggelar Lokakarya Finalisasi Penyusunan Program Kerja APSAI Kabupaten Sambas yang bertempat di Aula Hotel Pantura Jaya Sambas. Selasa (8/8/2023).

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sambas, Fatma Aghitsni, S.TP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan, secara umum sebenarnya perusahaan sudah memberikan kontribusi yang baik terhadap pengembangan hak anak baik itu dibidang pendidikan, kesehatan, ruang bermain yang aman untuk anak.

 

“Tetapi kaitannya dengan program itu tidak bisa dimasukkan atau di klaim sebagai program bersama yang mendukung untuk program kerja di Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, sudah habis tenaga, waktu dan biaya tapi tidak bisa kita masukkan ke dalam program kerja,” jelasnya.

 

Sejalan dengan nanti kita juga ada program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) yang di pelopori oleh Bappeda dan itu juga sangat berkontribusi.

 

Kemudian juga ada program Bapak Asuh Anak Stunting yang perlu juga dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Sambas. Hampir sekitar lima ribuan di data tahun 2022 itu bayi dan balita 0 sampai 59 bulan itu mengalami stunting, itu sangat miris.

 

Terkait dengan isu pencegahan dan perkawinan anak, ternyata Kabupaten Sambas mendapat ujian lagi baru-baru ini viral tentang perkawinan anak. Itu adalah salah satu contoh bahwa masih banyak masyarakat yang belum paham hak-hak anak yang sebenarnya dilindungi oleh Undang-undang.

 

Pemerintah dalam hal ini melalui Dinas P3AP2KB tidak bisa berjalan sendiri dalam menangani permasalahan anak dan perempuan tanpa dukungan dari berbagai pihak.

 

“Harapannya nanti minimal di lingkungan perusahaan tempat Bapak Ibu bekerja dapat dicegah hal-hal yang berkaitan dengan anak salah satunya dengan mempekerjakan anak,” Harapnya.

 

Kadis P3AP2KB Kabupaten Sambas menuturkan rasa terima kasihnya kepada USAID ERAT yang sudah menginisiasi kegiatan seperti ini dan membantu menata yang berantakan karena saking banyaknya kewajiban dan tugas dari Dinas P3AP2KB.

 

“Mudah-mudahan dengan adanya USAID ERAT hadir di Kabupaten Sambas dapat membantu mengurangi permasalahan dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, bisa menjembatani dan membentengi keluarga-keluar yang bekerja di perusahaan terutama perlindungan hak anak di bidang pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya,” Pungkas Fatma.

 

Dalam kesempatan yang sama, Manager Program Pencegahan Anak USAID ERAT Kalbar, Firdaus., juga mengatakan bahwa USAID ERAT memang memfasilitasi dua lokakarya, yang pertama pembentukan Asosiasi Persahabatan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Sambas, pada FGD pertama juga mengundang APSAI Kota Pontianak yang mencoba memberikan motivasi dan berbagi pengalaman bagaimana mengurus APSAI.

Tinggalkan Balasan