pojokkatanews.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas melepas kepulangan Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XI Tahun 2023 di Halaman Kantor Bupati Sambas. Sabtu (19/8/2023).
Ketua Panpel sekaligus ketua LPPM Untan, Dr. Ir. Eka Priadi. M.T., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Sambas yang telah menerima peserta KKN Kebangsaan Tahun 2023 di wilayah Kabupaten Sambas untuk melaksanakan KKN.
“Kami menghaturkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas yang telah banyak membantu dalam kegiatan KKN Kebangsaan,” Ucapnya.
Ia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Sambas yang sudah menerima mahasiswa untuk melaksanakan KKN Kebangsaan di desa-desa yang sudah ditentukan, tentu keramahan tamahan masyarakat setempat tidak akan dilupakan oleh peserta KKN Kebangsaan.
“Tak lupa juga kami ucapkan terima kasih juga kepada Kepala Desa serta seluruh peserta karena telah dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan dan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Sambas dengan baik,” Katanya.
Ia berharap dengan terselenggaranya KKN Kebangsaan di Kabupaten Sambas dapat memberikan manfaat bagi peserta itu sendiri masyarakat masyarakat setempat.
“Semoga kegiatan ini mendapatkan manfaat bagi peserta dan juga masyarakat sekitar. Kami mohon doa bapak ibu semua agar anak-anak kami diberikan keselamatan dan kesehatan hingga kembali ke daerah dan rumah masing-masing,” Tutup Eka.
Salah satu peserta KKN Kebangsaan dari Universitas Halo Oleo Sulawesi Tenggara, Fadel Wangsyah menyampaikan pesan dan kesan dari kegiatan KKN Kebangsaan bahwa moment tersebut nantinya akan selalu dikenang hingga kembali ke daerah masing-masing.
“Terima kasih kepada Pemda Sambas, Panitia dan semua unsur pendukung kegiatan KKN Kebangsaan ini. Serta kepada pendamping KKN karena telah memberi bimbingan kepada kami semua selama menjalankan proker-proker KKN Kebangsaan,” Ungkapnya.
Fadel mengatakan, bahwa Ia dan teman-teman tidak mengira bahwa itu adalah hari terakhir dalam kegiatan KKN Kebangsaan. Ia bersyukur dipertemukan dengan teman-temannya yang berasal dari berbeda-beda daerah, suku, dan bahasanya, hal tersebut membuat mereka saling mempererat silaturahmi dan sudah seperti keluarga sekarang.
“Tidak terasa kami sampai di hari terakhir, kami yang berasal dari berbagai daerah, suku, dan bahasa dalam beberapa hari dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan di sini dan alhamdulillah sudah banyak proker-proker yang kami jalankan selama KKN Kebangsaan berlangsung,” Tutupnya. (nik)