pojokkatanews.com – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, H. Mahmud Jayadi, S.Ag., mengapresiasi atas launchingnya program 1000 Hafizh di Kabupaten Sambas.
“Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas launchingnya program 1000 Hafizh di Kabupaten Sambas,” Katanya. Selasa (12/9/2023).
Ia juga beberapa lalu telah mencoba merespon ide dan gagasan dari Bupati Sambas adanya launching 1000 hafizh hafizhah ini, dengan mensosialisasikan kepada madrasah-madrasah yang ada di Kabupaten Sambas untuk menambah ekstrakurikuler tahfiz.
“Karena pesantren di Kabupaten Sambas masih banyak yang baru berkembang oleh karena itu, kami juga sudah mensosialisasikan kepada seluruh madrasah-madrasah di Kabupaten Sambas untuk menambah program ekstrakurikulernya yaitu program tahfizh di madrasah-madrasah di Kabupaten Sambas,” Jelasnya.
Jika berkaca dengan kabupaten lain seperti Mempawah, Pontianak, Kubu Raya, dan Ketapang itu pondok pesantrennya lebih banyak dari Kabupaten Sambas.
Oleh karena itu program ini harus terus bersinergi antara pondok pesantren dan madrasah-madrasah yang ada di Kabupaten Sambas.
“Program tahfiz ini diharapkan penghafal al-Quran yang bersanad yang bisa dipertanggung jawabkan otensitas dan orisinalitasnya, berguru kepada hafiz dan hafizhah al-Quran yang bisa dipertanggung jawabkan sanad keilmuannya. Karena al-Quran yang kita baca dan kita pahami, mudah-mudahan di Kabupaten Sambas tidak hanya lahir hafizh dan hafizhah tetapi mufasir dan mufasiroh, ada ahli tafsir yang lahir dari Kabupaten Sambas,” Tutur Mahmud.
Terakhir, Ia juga mengucapkan selamat milad kepada Ponpes Muhammad Basuni Imran Sambas ke-44 tahun.
“Selamat milad Pondok Pesantren Muhammad Basuni Imran Sambas yang saat ini sudah berusia ke-44 tahun, sebagai pesantren yang tertua di Kabupaten Sambas. Kabupaten Sambas punya tradisi keilmuan, punya sejarah keilmuan yang sudah bisa terbuktikan kepada dunia internasional,” Pungkas Mahmud. (nik)