You are currently viewing Milad Kohati 57 Tahun, Krops-HMI Wati Cabang Sambas Gelar Dialog Interaktif

Milad Kohati 57 Tahun, Krops-HMI Wati Cabang Sambas Gelar Dialog Interaktif

Pojokkatanews.com – Peringati Milad Krops-HMI Wati ke 57 tahun, Kohati HMI Cabang Sambas Gelar Silaturahmi dan dialog interaktif bertajuk Ruang Kohati Berdaya dan Berjaya di ruang kelas kampus Politeknik Negeri Sambas. Minggu (18/09/2023).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Majelis Daerah (MD) Forhati Kabupaten Sambas helvi, Ketua Umum HMI Cabang Sambas Rizal, Ketua Umum Kohati Komisariat dan seluruh kader kohati.

 

MD Forhati Kabupaten Sambas helvi menyampaikan dalam sambutannya, Kohati merupakan garda terdepan dalam membina dan mendidik tunas muda khususnya para kader kohati Se-Cabang Sambas.

 

“Pertama saya ucapkan selamat dan selamat atas bertambahnya usia Kohati yang ke 57 tahun, maka dari itu Kohati harus menjadi garda terdepan dalam membina dan mendidik tunas muda, hal sudah jelas tercantum dalam mars Kohati dan sadar akan kewajiban mulia,” ucapnya.

 

Kata dia, kader Kohati harus memiliki watak dan kepribadian yang taguh, memiliki intelektual dan khususnya peka terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak.

 

“Untuk Berdaya dan berjaya tentunya KOHATI harus meningkatkan kualitas diri dan memiliki watak dan kepribadian yang teguh, kemampuan intelektual, kemampuan profesinal dan mandiri, Peka terhadap isu-isu khususnya perempuan dan anak,” ujarnya.

 

“Dengan berdiam diri dan hanya menjadi penonton, atas keberhasilan orang tentunya akan sulit untuk mencapai tujuan KOHATI “Muslimah Berkualitas Insan Cita”. Selalu introspeksi diri, perluas wawasan,” sambungnya.

 

Sementara itu Ketua Umum Kohati Cabang Sambas Pertiwi Astuti mengatakan,

 

Tujuan kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi sesama kader Kohati dan menjaga rasa kebersamaan dan mempererat emosional.

 

“Selain untuk memperingati milad kohati ,kegiatan yg kita adakan sekarangpun bertujuan untuk saling menumbuhkan rasa kebersamaan antara sesama Kohati di cabang Sambas khusunya,” ujarnya.

 

“Kemudian Kohati Cabang dan Komisyariat untuk tetap solid dan aktif agar peran Kohati dapat diimplementasikan kepada masyarakat kedepannya melalui program yang akan dioptimalkan,” sambungnya.

 

 

Lanjut kata dia, Kohati Cabang Sambas siap berperan aktif dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak dan tindakan pelecehan seksual di bawah umur.

 

“Kedepannya kita siap berperan aktif untuk mengawal tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, seperti kita ketahui bersama bahwa Januari hingga Agustus ini sudah 40 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, terkahir di salah satu pesantren dengan 14 korban pelecehan seksual, artinya ini menjadi peran penting bagi Kohati di Kabupaten Sambas,” terangnya.

Tinggalkan Balasan