Pojokkatanews.com- Puskesmas Tebas mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Rabu (20/9/2023).
Kepala Puskesmas Tebas, dr. Rini Pujiastuti mengatakan saat ini Kecamatan Tebas sudah memasuki musim hujan, sehingga masyarakat harus lebih waspada adanya nyamuk aedes aegypti.
“DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue melalui gigitan nyamuk aedes aegypti yang dapat menyebabkan kematian,” katanya.
Dia juga memaparkan beberapa gejala yang timbul akibat terkena DBD, jika sudah ada indikasi harus sesegara mungkin untuk dilarikan kerumah sakit.
“Mendadak Panas tinggi 2-7 hari, tampak lemah dan lesu, timbul bintik merah pada kulit, sering terasa nyeri diulu hati, kadang mimisan dan muntah atau bab darah, saat sudah parah akan gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat,” sebut dr. Rini.
Kepala Puskesmas menghimbau masyarakat untuk menerapkan upaya 3M Plus, sebagai bentuk pencegahan munculnya nyamuk aedes aegypti yang dapat menyebabkan kematian.
“Mari kita cegah penyakit DBD dengan 3M yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air dan memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk,” himbaunya.
Adapun beberapa cara lainnya adalah dengan memelihara ikan cupang, memeriksa tempat penampungan air, menaburkan bubuk abate pada penampungan air yang sudah dikuras, menanam tanaman pengusir nyamuk, tidak menggantung pakaian di dalam kamar. (Yud)