You are currently viewing Kadinkes Sambas Sebut Imunisasi JE Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

Kadinkes Sambas Sebut Imunisasi JE Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

pojokkatanews.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas menggelar Pencanangan Kampanye Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) di SDS Islam Terpadu Sulthoniyah, Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Sambas. Selasa (26/9/2023) Kemarin

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, M.M., menuturkan bahwa kampanye Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) adalah program pemerintah untuk mencegah penyakit radang otak (ENSEFALITIS) dengan meningkatkan kekebalan spesifik individu terhadap virus JE yang ditularkan melalui gigitan nyamuk culex.

 

“Habitat nyamuk Culex banyak ditemukan daerah persawahan yang digenangi air, di daerah urban, di selokan dan air tergenang yang menjadi faktor risiko penularan

virus JE di masyarakat,” Tuturnya.

 

Tempat pelaksanaan Imunisasi JE dilakukan di PAUD, Taman Kanak-kanak, SD sederajat, SMP, MTS sederajat, Posyandu maupun di Puskesmas se-Kabupaten Sambas.

 

Berdasarkan PERMENKES RI NO.

HK.01.07/MENKES/1462/2023 tentang Pemberian Imunisasi Japanese Encephalitis di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten/Kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2023-2024.

 

“Sehubungan dengan hal tersebut, pada hari ini kita akan mencanangkan dimulainya kampanye Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) di Kabupaten Sambas. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 26 September sampai 26 November tahun 2023. Sasaran kegiatan ini adalah anak berusia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun dengan jumlah sasaran di Kabupaten Sambas diperkirakan sebanyak 134.629 orang,” Ujar dr. Ganjar Eko Prabowo.

 

“Dengan memberikan imunisasi tambahan massal JE pada kelompok usia tersebut. Diharapkan pemberian imunisasi ini anak memiliki kekebalan terhadap Virus JE, sehingga anak menjadi lebih sehat, kuat, dan produktif dalam menghadapi masa erat bonus demografi nantinya di tahun 2030 hingga 2040,” Sambungnya.

 

Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan kampanye Imunisasi JE dengan membawa anak ke pos-pos pelayanan imunisasi, karena imunisasi ini diberikan secara gratis oleh pemerintah.

 

“Masyarakat juga diharapkan tidak terpengaruh oleh isu atau berita hoax yang beredar di media sosial tentang imunisasi karena imunisasi salah satu upaya yang paling efektif untuk mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” Imbuhnya.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas juga menghimbau kepada seluruh hadirin yang hadir pada hari ini, agar dapat melakukan upaya kolaboratif terintegrasi yang dapat mengharmonisasikan kegiatan imunisasi

tambahan massal Japanese Encephalitis di masyarakat dan melakukan pemantauan wilayah setempat untuk memastikan anak-anak di wilayah masing-masing sudah mendapatkan imunisasi JE.

 

Selain itu, dapat secara aktif melakukan edukasi dan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk membawa anaknya ke tempat pelayanan imunisasi JE.

 

“Saya berharap pada kampanye ini Kabupaten Sambas dapat mencapai target minimal 95% dari jumlah usia sasaran anak sudah mendapatkan imunisasi JE, sehingga tercipta kekebalan terhadap virus Japanese Encephalitis seperti yang diharapkan. Saya juga mengharapkan agar bapak ibu hadirin dapat menyebarluaskan informasi tentang imunisasi Japanese Encephalitis ini kepada masyarakat umum mengenai manfaat imunisasi JE, lokasi dan waktu pelaksanaan imunisasi JE,” Harap dr. Ganjar.

 

Terakhir, Ia juga mengatakan bahwa peran dari seluruh stakeholder sangat penting dilakukan dalam meningkatkan kinerja khususnya capaian cakupan imunisasi di Kabupaten Sambas. (nik)

 

Tinggalkan Balasan