You are currently viewing Pondok Hawnan Al-Barakah Terima 30 Al-Quran dari Polsek Pemangkat

Pondok Hawnan Al-Barakah Terima 30 Al-Quran dari Polsek Pemangkat

pojokkatanews.com – Pengurus Pondok Al-Quran Hawnan Al-Barakah Pemangkat menerima sebanyak 30 Al-Quran dari Kapolsek Pemangkat, AKP. Ambril, SH., MAP., dalam rangka memberantas buta huruf al-Quran di Kecamatan Pemangkat. Kamis (25/1/2024).

 

Pengasuh Pondok Qur’an Hawnan Albarakah, Ustadz Dian Tamala mengucapkan terima kasih atas bantuan al-Quran sebanyak 30 buah untuk santri penghafal al-Quran Pondok Qur’an Hawnan Al-Barakah.

 

“Pada kesempatan ini Kami menyampaikan terima kasih atas kedatangan Kapolsek Pemangkat bersama rombongan yang sudah mewakafkan 30 Mushaf Qur’an kepada Hawnan Al Barakah,” Ucapnya.

 

Ia menuturkan mushaf al-Quran yang disumbangkan sangat bermanfaat bagi santri penghafal al-Quran.

 

“Tentu ini sangat bermanfaat bagi belajar santri dalam menghafal Al Qur’an dan semoga menjadi amal jariyah yang dibalas Allah SWT,” Terangnya.

 

Kapolsek Pemangkat, AKP. Ambril, SH., MAP., merasa bahagia dapat bertemu para santri penghafal al-Quran yang menyambut kedatangannya beserta rombongan dengan hangat dan semangat yang antusias.

 

“Saya senang sekali melihat antusias anak santri belajar Al Qur’an di Pondok Qur’an Hawnan Albarakah dan meningkatkan metode pembelajaran Al Qur’an supaya anak santri ini dapat berkembang di masa mendatang,” Ujar Kapolsek Ambril.

 

Sambas merupakan serambi mekah Kalimantan Barat dengan tradisi keislaman yang baik, dimana di wilayah tersebut memiliki 80 persen lebih umat Islam. Begitu pula dengan program pemerintah untuk mendorong umat ambil bagian dari program berbagi mushaf Qur’an yang diberikan kepada pondok pesantren, pondok Qur’an, rumah tahfiz dan tempat belajar al-Qur’an di masjid-masjid.

 

“Saya juga sampaikan terima kasih atas sambutan Hawnan Albarakah walaupun kunjungan cukup singkat, namun niat untuk berbagi Al Qur’an sudah tersampaikan dan berharap menjadi wasilah umat dapat belajar dan membaca Al Qur’an,” Tuturnya.

 

Narasi memberantas buta huruf Al Qur’an adalah menjadi beban kita sebagai umat manusia yang peduli akan generasi qurani karena dari survey yang dilakukan oleh Dewan Masjid Indonesia bahwa terdapat 65 persen umat Islam belum bisa membaca Al Qur’an. Oleh sebab itu umat Islam terbesar di dunia ini berlomba-lomba memberantas buta huruf Al Qur’an ini, dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, filantropi dakwah dan individu. (Nik)

 

Tinggalkan Balasan