pojokkatanews.com – Pemerintah Kabupaten Sambas melaksanakan Musrenbang RPJPD Kabupaten Sambas Tahun 2025-2045 dan Musrenbang RKPD Kabupaten Sambas Tahun 2025. Kamis, (21/3/2024) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.
Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., mengatakan di hari dan bulan yang baik dirinya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan bagi yang menjalankan danmudah-mudahan seluruh ibadah senantiasa di terima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang telah berkenan hadir baik dari Provinsi sampai Kecamatan.
“Musrenbang RKPD pada hari ini memang sedikit istimewa dan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena hari ini dirangkaikan sekaligus dengan Musrenbang RPJPD tahun 2025 – 2045.
Meski Musrenbang dilakukan dalam suasana Ramadhan apa yang dibahas dan direncanakan benar-benar bisa membuahkan hasil yang maksimal sebagaimana diharapkan untuk mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat.
Sambas ini ada daerah yang paling utara letaknya dan memang saat ini kabupaten yang memiliki populasi penduduk terbesar kedua di Kalimantan Barat setelah Kota Pontianak.
“Sambas hari ini sudah berbeda dengan sebelum-sebelumnya kenapa saya katakan demikian, karena memang beberapa tahun terakhir ini banyak prestasi yang sudah diraih oleh masyarakat Sambas, salah satunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas pada akhir tahun 2023 Alhamdulillah berhasil meraih tingkat pertama di antara seluruh kabupaten yang ada di Kalbar di luar dua kota, kota Pontianak dan kota Singkawang, maka saya katakan diantara 12 kabupaten di Kalimantan Barat,” ungkap Satono.
Ia mengatakan meningkatnya IPM Kabupaten Sambas berada di ranking pertama dan ini belum pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, yang tentu saja menjadi vitamin dan kado istimewa bagi masyarakat Kabupaten Sambas.
“Semua tidak harus membuat kita berhenti untuk belajar terus mendorong bagaimana sampai seterusnya, Kabupaten Sambas ini bukan hanya terunggul di Kalbar tetapi juga bisa menjadi kabupaten terunggul di tingkat nasional,” kata Satono.
Jika hanya mengharapkan kerja Pemerintah Kabupaten Sambas tidak akan bisa terlaksana jika tanpa dukungan dari berbagai pihak. Maka dibutuhkan tim yang hebat, tim yang tangguh, tim yang solid untuk bersinergi dan kolaborasi baik dari Desa, Kecamatan, Kabupaten sampai Provinsi dan Nasional.
“Bagaimana menjadikan negeri tercinta Indonesia raya ini menjadi negeri yang memang hebat di antara negeri-negeri yang ada di dunia walaupun kita berada tinggal jauh dari ibukota provinsi yang letaknya paling utara,” tuturnya.
Untuk mempertahankan potensi sumber daya manusia di Kalbar dan bersaing di kancah nasional maka dibutuhkan kerjasama yang baik tidak hanya di sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
“Tetapi juga aspek sektor lainnya juga sangat diperlukan dan dibutuhkan terutama aspek keamanan iklim investasi bisa masuk para pengusaha bisa masuk menanamkan modalnya di Kabupaten Sambas,” imbuh Satono.
Tentu ini semua dibutuhkan kerjasama antara anak bangsa dan daerah yang tak terlepas juga tokoh agama, para ulama, para alim, para cendekiawan, tokoh masyarakat bersatu menyatu melebur untuk mendorong percepatan program-program Kabupaten Sambas.
“Musrenbang RPJPD dan RKPD harus kita kawal bersama, tentu ini harapan kami sebagai orang Sambas ini kita pesan kepada pemerintah pusat yang baru juga harus komitmen dan serius memberikan perhatian atensi pembangunan. Kalbar ini tidak cukup hanya di kota Pontianak, Kabupaten Sambas ini ada daerah yang punya populasi penduduk yang banyak dan memiliki potensi di sektor pertanian yang besar sebanyak lebih dari 25 persen produksi padi di Kalimantan Barat,” pungkas Bupati Sambas. (Nik)