You are currently viewing Festival Pesisir Paloh Sukses Digelar 

Festival Pesisir Paloh Sukses Digelar 

pojokkatanews.com – Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menggelar Festival Pesisir Paloh (Fespa) 2024. Senin (1/7/2024).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai dari 27 Juni hingga 1 Juli 2024 di Pantai JS Resort, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan Barat, Frans Zeno, S.STP., dalam sambutannya menutup kegiatan atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam hal inu BPSPL Pontianak serta mitra yang telah bekerja sama dalam mensukseskan kegiatan.

“Sebagai ungkapan apresiasi kita memang harus bersyukur bahwa Kalimantan Barat memiliki kekayaan alam yang luar biasa yang ditandai dengan begitu panjangnya garis pantai yang kita miliki. Kita memiliki hampir 1.400 kilometer panjang garis pantai kita dan jika nanti disetujui kita punya perhitungan yang lebih, bisa diperkirakan memiliki 2.400 kilometer garis pantai karena nanti setiap pulau akan dihitung garis pantainya,” ucap Frans.

Ini menjadi potensi yang luar biasa dan spesial untuk Paloh yang memiliki biota laut yang sangat menarik, unik, dan dilindungi serta menjadi perhatian dunia yaitu mempunyai penyu.

“Kita mempunyai enam jenis penyu yang ada di Indonesia dan empat di antaranya ada di Paloh ini. Menjadi suatu kekayaan yang luar biasa dan menjadi daya tarik di wilayah ini,” ungkapnya.

Frans menuturkan bersama dengan tim dan dari Duta Penyu Paloh 2024 nanti menjadi bagian edukasi bersama bagaimana cara mengelola lingkungan disekitar.

“Penyu menjadi indikator bagi kesehatan lingkungan laut kita. Oleh karena itu, terpelihara dan lestarinya penyu itu menjadi tanda bahwa ekosistem laut kita sehat dan itu menjadi daya tambah yang kita miliki di Kalimantan barat khususnya di Paloh ini,” terangnya.

Ia mengungkapkan rasa syukur agenda Festival Pesisir Paloh bisa dilaksanakan kembali setelah enam tahun vakum.

“Setelah enam tahun vakum semoga di tahun-tahun yang akan datang bisa dilaksanakan kembali dan kita berharap ini bisa tertular ke daerah pesisir lain. Tahun ini mungkin di Paloh, kita kembangkan lagi mungkin di daerah lain seperti di Kayong Utara, mungkin di Mempawah, mungkin di Ketapang dan di wilayah pesisir lainnya,” ungkap Frans.

Kepala DKP Kalbar juga mengucapkan terima kasih kepada penggiat dan komunitas yang peduli dengan wilayah pesisir terutama kawan kawan dari Yayasan WWF Indonesia, Usaid Kolektif, Kehati, Ykan, Pokmaswas Wahana Bahari, Pokmaswas Kambau Borneo yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Festival Pesisir Paloh 2024.

“Ini menjadi bagian dari usaha kita bersama untuk beberapa kegiatan bisa kita padukan. Seperti yang disampaikan oleh Kak Iwan dari Gerakan Pramuka Kwarda Kalbar bahwa ini akan kita kemas lagi di program tahun depan dan akan melibatkan berbagai instansi supaya semua instansi dan semua pemerintah dapat terlibat dan yang paling penting adalah masyarakat kita yang ada disekitar ini khususnya di desa Temajuk yang menerima manfaat dari kegiatan ini,” imbuhnya.

“Tentu kami berharap dari keterlibatan bapak ibu sekalian bisa terlibat kembali di kegiatan Festival Pesisir Paloh yang akan datang kemudian kami mengundang rekan-rekan yang punya keinginan untuk bermitra dengan dinas khususnya yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Barat kami membuka pintu yang selebar-lebarnya supaya kita bisa membangun kerja sama kemitraan dalam rangka pengelolaan kelautan dan perikanan di Provinsi Kalimantan Barat,” pungkas Kepala DKP Kalbar. (Nik)

Tinggalkan Balasan