You are currently viewing Korps HMI-WATI Cabang Sambas Sukses Gelar Seminar Keperempuanan 

Korps HMI-WATI Cabang Sambas Sukses Gelar Seminar Keperempuanan 

Pojokkatanews.com – Korps Himpunan mahasiswa islam (Hmi) Wati (KOHATI) Cabang Sambas sukses menggelar seminar keperempuanan. Kegiatan yang mengangkat tema selamatkan perempuan dan anak dari kekerasan seksual (kenali, cegah dan laporkan). Senin (5/7/2024) di Aula pendopo Kantor Kecamatan Jawai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, sekretaris Camat Jawai Dedie Setiana, SH, Kepala Bidang Perlindungan Anak dan Sekretaris Perlindungan Perempuan Dinas Pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan pengendalian penduduk dan keluarga berencana (DP3AP2KB) Sambas.

Ketua umum Krops Hmi – Wati Pertiwi Astuti  dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir.

“Ucapan terimakasih saya sampaikan kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan seminar keperempuanan ini, tentunya kegiatan tidak akan sukses tanpa hadirnya para tamu undangan,” ucapnya.

Kata dia, kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk kembali menegakkan hukum dan mencegah terjadinya kasus seksual.

“Tujuan pada kegiatan ini dimaksudkan untuk menegakkan hukum terhadap pelaku seksual terhadap anak dan perempuan, karena banyak kasus yang terjadi di Kabupaten Sambas,” ujarnya.

“Dengan kegiatan seminar ini kita juga menekankan tingginya angka kekerasan di Kabupaten Sambas, khususnya di Kecamatan Jawai ini yang cukup tinggi,” sambungnya.

Sementara itu, ketua umum Hmi Cabang Sambas Rizal memaparkan, jumlah peserta yang hadir mencapai ratusan peserta, sementara jumlah kasus di Kabupaten Sambas kurang lebih 33 kasus sepanjang Juli.

“Alhamdulillah peserta hadir kurang lebih 100 peserta dari beberapa organisasi kepemudaan yang ada di Kecamatan Jawai dan juga hadir dari beberapa peserta SMA 1 Jawai,” paparnya.

“Seperti yang disampaikan oleh pemateri dari DP3AP2KB Sambas, jumlah kasus yang terjadi Kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Sambas kurang lebih 33 kasus sepanjang Juli 2024,” sambungnya.

Dirinya berharap, kegiatan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh organisasi kepemudaan yang ada di Kecamatan Jawai.

“Tentunya saya berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut seterusnya oleh beberapa organisasi kepemudaan yang ada di Kecamatan Jawai,” tutupnya. (Run).

 

Tinggalkan Balasan