You are currently viewing Karnaval Tenun Wadah Memperkenalkan Budaya Sambas 

Karnaval Tenun Wadah Memperkenalkan Budaya Sambas 

pojokkatanews.com – Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kabupaten Sambas bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kabupaten Sambas sukses menggelar Karnaval Tenun Sambas 2024 di Kompleks Pemerintahan Kantor Bupati Sambas.

Ketua Dekranasda Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, S.Pd., M.A.P., mengatakan, Karnaval Tenun Sambas 2024 merupakan salah satu event yang berkolaborasi antara Dekranasda Kabupaten Sambas dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas.

“Dengan adanya kegiatan ini bisa menjadikan Kabupaten Sambas semakin dikenal, selain dikenal di tingkat nasional mungkin lebih dikenal di tingkat internasional. Kemudian Karnaval Tenun Sambas 2024 sebagai salah satu upaya bagi kami pengurus Dekranasda Kabupaten Sambas untuk bagaimana memperkenalkan dan mempromosikan kain tenun khas Kabupaten Sambas,” jelas Yunisa.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat terhadap budaya berupa tenun Sambas yang merupakan warisan peninggalan masyarakat Sambas

“Melalui kegiatan ini juga kita dapat menarik wisatawan baik dalam dan luar daerah sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah dan sebagai wadah pengrajin tenun untuk memperkenalkan atau mempromosikan dan juga memamerkan hasil karya masyarakat Kabupaten Sambas,” ungkapnya.

Yunisa menuturkan kain tenun khas Sambas bukan hanya digunakan sebagai untuk acara formal saja tetapi bisa dikembangkan dan di kombinasinya dengan event seni budaya.

“Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini dibuktikan dengan meningkatnya sebanyak 50 persen peserta yang ikut pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Jumlah peserta Karnaval pada tahun ini sebanyak 34 peserta yang berasal dari kabupaten kota se-Kalimantan barat.

“Sebagian besar peserta itu berasal dari Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang, yang mana peserta terbagi dalam dua kategori yaitu anak-anak yang berumur 7 sampai 16 tahun kemudian dewasa berumur 17 tahun ke atas,” jelas Ketua Dekranasda Kabupaten Sambas.

Terakhir, Yunisa berharap kegiatan ini tetap berkelanjutan sehingga kedepannya dapat diselenggarakan lebih baik dan lebih meriah. (Nik)

 

Tinggalkan Balasan