Pojokkatanews.com- Camat Tebas, Dedy Zulkarnain berharap Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan perhatian khusus kepada keluarga stunting yang ada di Kecamatan Tebas. Rabu (14/8/2024).
Dia turut mengucapkan terimakasih kepada Pemda Sambas yang sudah banyak memberikan bantuan seperti operasi pasar, namun dalam penangan stunting juga perlu perlakukan khusus dalam menurunkan angka yang cukup besar saat ini.
“Kita sudah termasuk darurat dengan angka yang cukup besar, mungkin kedepannya ada bantuan khusus bagi keluarga yang terdampak stunting agar dapat keluar dari zona tersebut,” kata Camat Tebas.
Dedy menyebut bahwa di Kecamatan Tebas ada setidaknya 600 anak yang tergolong stunted, sementara anak yang kurang gizi (stunting) masih ada sekitar 100 anak berdasarkan data.
“Itu dapat kita upayakan dengan bahan makanan yang bergizi, seperti telur, susu, minyak goreng dan lainnya, tidak hanya operasi pasar yang terkait dengan inflasi,” sebutnya.
Camat Tebas berharap dengan penanganan singkat kurang lebih sebelum umur anak genap 2 tahun, tentunya dengan upaya dan dukungan Pemerintah itu dapat diatasi.
“Mudah-mudahan ada perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten terhadap keluarga yang terkena stunting, karena masa perbaikan gizi terhitung dalam 1000 hari kehidupan sejak dalam kandungan hingga umur 2 tahun,” harapnya. (Yud)