Pojokkatanews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sambas mengelar rapat koordinasi bersama Kepala Pukesmas (Kapus) dan Kepala TU Se-Kabupaten Sambas.
Turut Hadir dalam Kesempatan Tersebut Bupati Sambas, Kadiskes, Sekretaris Dinkes, Seluruh Kabid dan Subkord. Selain itu juga hadir seluruh Kapus dan Ka TU Se-Kabupaten Sambas. Rabu (4/9/2024)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas Dr. Ganjar Eko Prabowo, MM menyampaikan, Rakor tersebut dalam rangka evaluasi capaian program pukesmas.
“Alhamdulillah Rapat Kordinasi Antara Dinkes Sambas bersama seluruh puskesmas dan Jajaran dinas Kesehatan. Kita telah memberikan arahan- arahan dan sekaligus mengevaluasi capaian program puskesmas yang terkait dengan isu-isu di Bidang kesehatan , diantaranya bidang P2P,” katanya.
Kata dia, Tahun 2024 ini bidang Sumber Daya Kesehatan telah melaksanakan beberapa kegiatan pelatihan terakreditasi bersama dinas kesehatan dan unit pelatihan provinsi.
“Sampai saat ini sudah ada tiga kegiatan pelatihan yang terlaksana diantaranya. Konseling Menyusui, Pelatihan Upaya Berhenti Merokok dan Pelatihan Kader Posyandu Bagi Tenaga Kesehatan yang di ikuti oleh utusan Tenaga Kesehatan dari 28 Puskesmas dan 3 Rumah Sakit,” ujarnya.
“Selain itu pula didukung ketersediaan SDM Bidang Kesehatan menjadi hal penting untuk pemenuhan ketersediaan tenaga kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas pada tahun ini, saat ini Pemerintah Kabupaten Sambas membuka Rekrutmen CPNS dan PPPK yang saat ini sedang berlangsung. Proses pendaftaran CPNS Kesehatan sebanyak 130 Formasi dan untuk Formasi PPPK masih menunggu informasi resmi dari Pemerintah
“Di bukanya Formasi CPNS dan PPPK DI Kabupaten Sambas diharapakan dapat mengatasi permasalahan kekurangan /kekosongan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas di Kabupaten Sambas,” sambungnya.
Lebih lanjut kata dia, pembahasan tersebut juga mengenai program Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas yakni, program Prosesar yang sangat membantu masyarakat.
“Terkait program Prosesar agar dapat dilaksanakan dengan baik oleh 11 puskesmas rawat inap di Kabupaten Sambas karena Program ini sangat membantu masyarakat kabupaten Sambas yang belum memiliki jaminan Kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” terangnya .
“mengenai program kolaborasi antara puskesmas dan jejaringnya yaitu Klinik dan Tempat Praktek Mandiri Dokter (TPMD) semoga dapat berjalan dengan lancar dalam rangka mengatasi permasalahan kesehatan prioritas nasional seperti masalah TBC, Hipertensi, dan Diabetes Melitus sehingga dapat meningkatkan capaian standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan,” pungkasnya,” (Run).