Pojokkatanews.com – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sambas melakukan simulasi penanggulangan bencana alam dan bencana kebakaran beberapa waktu lalu dengan bekerjasama dengan Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Sambas.
Karutan Sambas, Andriyas Dwi Pujoyanto menjelaskan, simulasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan pegawai, pekerja dapur dan seluruh warga binaan dalam menghadapi situasi darurat.
Selain itu, juga merupakan bentuk tindak lanjut surat edaran Dirjen PAS Nomor: PAS.6-PK.06.08-1136 tentang imbauan Pemenuhan Sarana Prasarana dan Simulasi Penyelamatan Kejadian Kebakaran di Dapur Satuan Kerja Pemasyarakatan.
Simulasi tersebut, dilaksanakan di lapangan olahraga dengan melibatkan seluruh warga binaan. Dalam simulasi pertama ini petugas dari BPK Sambas memberikan materi tentang cara-cara deteksi dini kebakaran, penggunaan alat pemadam api (APAR), prosedur evakuasi yang efektif, dan taktik penanganan kebakaran.
Simulasi kedua dilanjutkan dengan praktek yang diikuti oleh seluruh pegawai Rutan dan narapidana yang bekerja di dapur. Semuanya diberikan pemahaman mengenai potensi bahaya kebakaran di dapur, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta langkah-langkah evakuasi.
“Penyebab umum terjadinya kebakaran, hingga pentingnya melakukan pemeriksaan secara rutin terhadap peralatan dapur dan sistem pemadam kebakaran,” ujar Karutan Sambas, Andriyas Dwi Pujoyanto.
Lebih jauh ia mengatakan, simulasi tersebut sangat penting dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan di lingkungan Rutan Sambas.
“Dengan adanya simulasi ini, kami berharap para petugas dan warga binaan dapat lebih siap dalam menghadapi keadaan darurat yang tidak terduga,” Pungkasnya. (Red)