Pojokkatanews.com – Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Sambas melaksanakan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna dan Keluarganya desa sebayan Kecamatan Sambas.
Kegiatan yang dihadiri oleh Koordiantor BP2MI Sambas Dewi Puji Lestari, Camat Sambas Slamet Riyadi, Dinas Transmigrasi Sambas dan Kades Sebayan. Selasa (15/10/2024) Dikantor Desa Sebayan.
Koordinator BP2MI Sambas Dewi Puji Lestari mengatakan pelatihan kewirausahan Budidaya Madu Kelulut semoga berguna untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna dan Keluarganya terutama didesa sebayan.
“Semoga pelatihan budidaya madu kelulut berguna untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna dan Keluarganya didesa sebayan, Mengapa Kita pilih didesa sebayan karena berdasarkan database PMI Purna sangat banyak,” Katanya.
Dewi mengatakan bahwa sambas merupakan kantong pemgirim PMI terbanyak dikalimantan barat. Ia menyampaikan kepulangan PMI juga banyak mengalami banyak permasalahan.
“Pada tahun 2023 tidak sampai seribu yang diberangkatkan namun yang kita fasilitasi yang pulang bermasalah mencapai empat ribu dimana dua ribu dari Kalbar separuhnya dari Sambas,” ujarnya.
Ditempat yang sama Camat Sambas Slamet Riyadi berpesan apabila masyarakat sambas ingin menjadi PMI sebaiknya menggunakan jalur resmi karena akan mendapatkan perlindungan dari pemerintah.
“Pemerintah pasti melindungi PMI dari ujung rambut hingga ujung kaki. Namun yang susah adalah PMI yang ilegal karena sulit untuk mendapatkan perlindungan, bapak ibu yang sudah berpengalaman menjadi PMI kita harapakan sebagai corong untuk menyampaikan tata cara menjadi PMI secara resmi,” Pungkasnya. (Red)