You are currently viewing Sikap Nasionalisme dalam Menghadapi Era Digitalisasi

Sikap Nasionalisme dalam Menghadapi Era Digitalisasi

Sering kali kita mengetahui nasionalisme itu dengan arti cinta terhadap tanah air. Tanah air kita tentunya, Indonesia tercinta. Sebenarnya apa itu nasionalisme? nasionalisme dapat diartikan sebagai suatu paham yang menganggap kesetiaan tertinggi atas setiap pribadi harus disertakan kepada Negara kebangsaan (nation state) atau sebagai sikap mental dan tingkah laku individu maupun masyarakat yang menunjukkan adanya loyalitas dan pengabdian yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya. Rasa cinta tanah air yang tidak berlebihan tentunya. Dengan adanya suatu perkembangan era digital pada saat ini maka sikap nasionalisme harus tetap terjaga dan tetap selalu menjadi acuan dalam meningkatkan semangat berbangsa dan bertanah air Indonesia.

Perlu kita ketahui Perkembangan era digital sampai saat ini masih terus berlangsung. Banyak teknologi terus mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik atau ke arah otomatisasi. Hal ini juga menjadikan perkembangan era digital bisa terjadi di setiap bidang. Perkembangan era digital juga semakin lama semakin berjalan begitu cepat hingga tak bisa dihentikan oleh manusia. Hal ini tak lain karena kita sebagai manusia sendirilah yang pada akhirnya menuntut dan meminta berbagai macam hal secara lebih efisien serta praktis. Tentunya, kemajuan era digital yang begitu pesat juga memberikan berbagai macam jenis dampak, baik itu dampak positif maupun dampak negatif.

Dengan perkembangan digital pada saat ini, maka perlunya menerapkan rasa nasionalisme.Cara asyik menumbuhkan rasa nasionalisme pada generasi muda misalnya 1) Napak tilas sejarah yang mengasyikkan, 2) Memperkenalkan keberagaman budaya denganĀ  study tour, 3) Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang menggairahkan, 4) Dengan memperbanyak film dan musik yang bisa menumbuhkan jiwa nasionalisme, 5) Menggunakan produk-produk dalam negeri.

 

Sikap nasionalisme sangat penting untuk dimiliki oleh generasi muda dikarenakan sikap nasionalisme sangat penting terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara karena merupakan wujud kecintaan dan kehormatan terhadap bangsa sendiri. Dengan hal itu, pemuda dapat melakukan sesuatu yang terbaik bagi bangsanya, menjaga keutuhan persatuan bangsa, dan meningkatkan martabat bangsa dihadapan dunia.

 

Cara menerapkan jiwa nasionalisme di era globalisasi seperti sekarang ini bisa dilakukan dengan beberapa upaya misalnya dalam meningkatkan jiwa nasionalisme bangsa Indonesia adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, pengenalan kembali identitas nasional yang bersumber pada budaya lokal, membangun integrasi bangsa, dan menumbuhkan wawasan kebangsaan Indonesia. Cara menghadapi era digital ang semakin cepat dalam perkembangannya menjadikan setiap individu harus siap menghadapi kemungkinan yang mungkin terjadi. Sebagai individu kita harus bisa memiliki modal yang berguna untuk berjalan di era digital ini.

Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghadapi era digital seperti saat ini. Berikut adalah beberapa cara yang berguna untuk menghadapi era digital.

  1. Mengasah Hard Skill

Hard skill merupakan segala jenis kemampuan yang didapatkan oleh individu melalui pendidikan formal, pelatihan dan juga pengulangan secara terus menerus. Keterampilan tersebut bisa menjadi suatu faktor penentu keberhasilan setiap individu di tengah persaingan ekonomi global yang beralih ke dunia digital. Bukan hanya wajib menguasai perangkat lunak seperti Microsoft Office saja. Namun setiap individu ada baiknya untuk fokus terhadap perangkat lunak lanjutan. Misalnya seperti Google Analytics and Facebook Insight.

  1. Memperkaya Soft Skill

Dari segi soft skill juga perlu diasah. Soft skill adalah suatu keterampilan non teknik yang ada hubungannya terhadap pekerjaan setiap individu. Keterampilan soft skill tersebut merupakan hasil pembentukan pola pikir serta kebiasaan setiap individu selama bertahun-tahun. Oleh karena itu lebih fokus untuk melakukan pengembangan soft skill sejak dini adalah penting untuk diterapkan.

Beberapa jenis soft skill yang bisa memberikan manfaat di dunia kerja adalah management waktu, kemampuan beradaptasi dalam sebuah tim, kemampuan untuk memecahkan masalah serta kemampuan untuk berpikir kreatif.

  1. Memilih Tempat Pendidikan yang Tepat

Kualitas pendidikan seperti di perguruan tinggi juga akan memberikan pengaruh cukup besar terhadap kualitas seorang individu untuk bisa bersaing di era digital ini. Saat ini baik itu PTN maupun PTS di Indonesia sudah memberikan kualitas terbaiknya. Tentunya dengan memilih perguruan tinggi yang tepat akan bisa menjadikan setiap individu memiliki persiapan yang lebih matang di era digital ini.

  1. Menguasai Bahasa Asing

Penguasaan bahasa asing seperti bahasa Inggris, Mandarin ataupun bahasa Jepang adalah salah satu langkah yang bisa digunakan untuk bersaing di era digital saat ini. Tak bisa dipungkiri keberadaan perusahaan asing di Indonesia juga menjadi salah satu alasan kenapa setiap individu setidaknya bisa berbahasa asing. Apalagi dengan menguasai bahasa asing setiap orang bisa memiliki peluang lebih lebar untuk bisa berada di kancah internasional.

  1. Mencari Pengalaman

Menguasai teori yang telah dipelajari di bangku sekolah memang penting. Namun akan lebih baik jika setiap individu juga mengkolaborasikan teori yang dikuasainya dengan pengalaman dunia kerja. Oleh karena itu penting bagi setiap individu bisa mencoba untuk mencari pengalaman di dunia kerja.

Mempersiapkan diri di era digital saat ini seharusnya dilakukan sejak dini. Saat ini setiap lembaga pendidikan di Indonesia juga sudah mulai mempersiapkan individu untuk bisa bersaing di era digital. Namun tentunya para peserta didik juga bisa belajar secara mandiri dengan bantuan buku-buku ataupun sumber lain.

Ada beberapa contoh sikap nasionalisme yang perlu kita ketahui, sebagai berikut:

– Merasa bangga menjadi warga negara Indonesia.

– Mencintai tanah air dengan segenap hati tanpa menjelekkan negara lain.

– Melakukan upacara bendera.

– Mempunyai toleransi dalam menjalani kehidupan antar masyarakat.

– Melestarikan budaya-budaya Indonesia yang kaya.

Dosen IAIS Sambas Bayu, M.Pd

 

Tinggalkan Balasan