Nuraini
Saya Nouri siswa kelas enam sekolah dasar negeri, sekolah kami terletak di pesisir laut. desa kami sangat segar dan asri. Gemuruh ombak selalu terdengan ditelinga kami ombak-ombak itu yang membuat kami semangat untuk sekolah. Bel masuk berbunyi itu tandanya kami harus masuk kelas, sebelum masuk kelas kami berbaris di depan kelas, siapa barisan yang paling rapi barisan itu yang masuk terlebih dahulu.
“Assalamualaikum” ucap pak guru kepada kami, Kami pun menjawab “waalaikumsalam”, Sebelum belajar kami tak lupa berdoa bersama-sama. Setelah kami berdoa Pak guru menyampaikan anak-anak hari ini kita belajar “Bumiku” Dengan sub tema “ Bumi, Matahari, dan Bulan”. Itu artinya kami belajar ilmu pengetahuan alam. Pak guru pun menjelaskan kepada kami kurang lebih seperti ini “Bumi merupakan bagian dari tata surya, matahari sebagai pusatnya. Bumi bergerak mengelilingi matahari, sementara itu bulan bergerak mengelilingi bumi. Letak dan posisi antara matahari, bumi, dan bulan memiliki pengaruh terhadap fenomena gerhana. Terdapat dua jenis gerhana, yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan. Pak guru menjelaskan dengan selengkapnya (Sumber buku paket IPA Kelas 6). Setelah pak guru menjelaskan materi tersebut pak guru bertanya kepada kami, anak-anak apa kalian paham materi hari ini? Teman-teman pun menjawab dengan serentak dan kompak paham pak. Kecuali Nouri. Pak guru pun bertanya kepada Nouri, mengapa kamu diam nouri? Ada yang belum jelas dengan materi yang pak guru sampaikan tadi? Nouri pun terdiam, pak guru mendekati Nouri dan menanyakannya kembali, Nouri hanya mengangguk.
Pak guru itu Nouri teman kami yang paling spesial bagi kami pak, setiap guru menjelaskan harus dekat dengan Nouri pak agar bisa jelas terdengar oleh Nouri pak. jelas reino sebagai ketua kelas. Pak guru pun bertanya, apa Nouri ada kendala pada pendengarannya? Tanya pak guru lagi,,, “ia betul pak” jawab reino. Pak guru tidak tahu karena pak guru baru pindah dan pertama kali masuk kelas kami. Pak guru mengambil buku paket yang ada di mejanya, dan membuat gambar dengan susunan bumi, matahari dan bulan dengan spidol yang berwarna, sehingga gambar tersebut sangat indah dan menarik untuk kami baca dan pelajari. Pak guru menghampiri Nouri dan memberikan isyarat kepada Nouri untuk maju mendekati papan tulis, pak guru pun memberikan penjelasan dengan mengarahkan tangan dan menunjuk bagian nama-nama dari bagian tata surya tersebut. Nouri diminta untuk mengulang nama planet tersebut walau dengan kata yang tidak sempurna.
Sejak pak guru mengetahui tentang kondisi Nouri, pak guru merubah sebuah kegiatan pembelajaran yang dapat meminimalisir perbedaan karakter dan hambatan yang dimiliki oleh siswanya. Pak guru menerapkan dan merancang metode pembelajaran, bahan ajar, kegiatan pembelajaran, dan prosedur evaluasi yang berbeda khusus untuk Nouri. Pak guru membantu Nouri agar tidak terlihat begitu besar perbedaan kemampuan baik itu kemapuan pada aspek melihat, mendengar, berbicara, bergerak, membaca, menulis, memahami bahasa, hadir dan terlibat, mengingat. Upaya pak guru bisa terlihat melalui penggunakan bahasa yang sederhana dan praktis agar mudah dipahami oleh Nouri. Kami mendapatkan itu semua atas informasi dan penjelasan dari pak guru, kami tidak mengetahuinya semua itu, karena istilah tersebut masih asing ditelinga kami, dan belum kami pahami sepenuhnya hanya bisa mengulang kata-kata tersebut.
Pertemuan berikutnya dengan materi yang berbeda pak guru menyiapkan kegiatan pembealajaran dengan sebaik mungkin. Sebelum pembelajaran dimulai kami membantu pak guru memasang gambar besar dan satu poster, yang isinya ternyata materi yang akan kami pelajari hari ini, sangat menarik paduan warna dan tulisannya rapi dan indah. Setelah itu pak guru membawa handphone nya dan meminjamkannya kepada Nouri yang ternyata ada video dengan subtitle text bahasa indonesia yang berkaitan dengan materi yang kami pelajari. Dan tak lupa pak guru memasang Earphone pengeras suara yang dikenakan ditelinga nouri sehingga naouri tidak terhambat dan fokus belajar. Belajar kami sangat menyenangkan bukan?, hambatan yang kami miliki bukan menjadi masalah besar dalam belajar. Pak guru bertanya kepada kami apa kalian hari ini mudah memahami materi yang pak guru ajarkan? Kami pun menjawab sangat mudah pak guru. Dan pak guru pun mendekati Nouri dengan pertanyaan yang sama namun dengan menuliskan di sebuah kertas putih dengan kalimat “Apakah Nouri belajar hari ini senang? Nouri pun menjawab senang dengan kode tangan kanan yang terbuka dan disimpan didadanya dan bisa dilihat dengan senyuman nouri pada pak guru dan untuk kami semua. Hari berganti hari belajar mengajar kami sangat seru dan menyenangkan. Hingga kami semua lulus dengan baik dan kami melanjutkan ke sekolah menengah pertama dan tak lupa nouri juga menjadi siswi di sekolah kami. Berkat bantuan pak guru yang luar biasa Nouri bisa menyelesaikan sekolah dasarnya dengan baik dan bisa seperti kami. Terimakasih guruku. (Cerita hanya Fiktif).