Pojokkatanews.com – Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) ajak kolaborasi bersama dalam memberantas HIV dan AIDS di Kabupaten Sambas.
“Sudah kita ketahui bersama bahwasanya kasus HIV-AIDS di Kabupaten Sambas itu tergolong sudah sangat besar, yang dimana telah menjadi keresahan di kalangan masyarakat Sambas khususnya, Saya Presma poltesa menghimbau bahwasanya Sambas tidak baik-baik saja dengan ada kasus HIV ini yang nanti bisa berdampak terhadap kalangan masyarakat,” ujarnya. Jumat (10/01/2024).
Kata dia, dengan jumlah 70 kasus HIV di Kabupaten Sambas yang tersebar di seluruh kecamatan menjadi kekhawatiran bersama.
“Data menyampaikan bahwasanya kalau kita lihat dari jumlah kasus positif HIV menurut jenis pekerjaan Kabupaten Sambas wiraswasta, karyawan dan ibu rumah tangga itu adalah paling banyak terkena HIV,” ungkapnya.
“Telah kita ketahui HIV merupakan masalah kesehatan global, yang dimana tahun Ke tahun jumlah kasus tersebut semangkin meningkat, bukan saja di Sambas tapi Kabupaten/Kota di Indonesia juga mengalami hal yang sama.
Lanjut kata dia, pelaksanaan kegiatan-kegiatan dan edukasi untuk mencegah HIV harus lebih ditingkatkan kordinasi ke semua pihak terkait.
“Sosialisasi dan edukasi kepada kalangan masyarakat yang sangat rentan terkena HIV, harus menjadi program utama untuk pencegahan. Kami berharap dari mahasiswa dan masyarakat selalu peka terhadap kasus HIV dan selalu mengedukasi agar rantai virus HIV ini dapat terputus.
“Kami juga berharap dari pemerintah selalu meluncurkan trobosan baru dalam mencegah terjadinya HIV agar kedepannya tidak ada kenaikan terhadap angkatan terkena HIV, kemudian juga harus ada kerjasama seluruh pihak,” pungkasnya. (Run).