You are currently viewing Dinkes Sambas Sosialisasikan Pengelolaan Makan Bergizi Gratis

Dinkes Sambas Sosialisasikan Pengelolaan Makan Bergizi Gratis

Pojokkatanews.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas melalui Subkoordinasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Bidang Sumber Daya Kesehatan, menyelenggarakan sosialisasi ini untuk meningkatkan pemahaman para pengelola makanan bergizi gratis. Kamis (13/2/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, MM, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, Ponidi, SKM, MM, serta Kepala Bidang P2P, Yusuf Han, S.Si., Apt., MPH. Hadir pula perwakilan Kodim 1208/Sambas, Sertu Edi Prasetyo, serta para pengelola makanan, penjamah makanan, petugas kebersihan, distribusi, dan pihak terkait dalam penyediaan makanan bergizi gratis.

Dalam upaya percepatan mewujudkan Indonesia Emas 2045 serta menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Dinas Kesehatan menggelar Sosialisasi Keamanan Pangan bagi Pengelola Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, MM menyampaikan, Program MBG merupakan salah satu prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita guna menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta produktif secara ekonomi.

“Keamanan pangan dalam program MBG menjadi aspek krusial yang harus diperhatikan. Makanan yang disajikan harus aman dikonsumsi dengan menerapkan prinsip higiene sanitasi guna mencegah kontaminasi biologis, kimia, maupun fisik sepanjang rantai pengelolaan pangan,” ucap kepala Dinkes Sambas.

  1. Ganjar Eko Prabowo, MM, menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang berpengaruh terhadap produktivitas. Oleh karena itu, menjaga keamanan pangan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, produsen, dan masyarakat.

“Makanan bergizi saja tidak cukup jika tidak diolah dan disajikan dengan memperhatikan aspek keamanan pangan. Keamanan pangan adalah faktor utama dalam mencegah penyakit akibat makanan yang tidak higienis atau terkontaminasi,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, saya berharap pengelola MBG dapat memahami standar dan prosedur dalam pengolahan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, hingga penyajian,” sambungnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan, Ponidi, SKM, MM, yang menutup kegiatan ini, menyampaikan bahwa tujuan utama program ini adalah memastikan Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) memenuhi syarat guna mencegah dan mewaspadai risiko keracunan pangan.

“Dengan adanya sosialisasi ini,  pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sambas dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat optimal bagi penerima manfaat tanpa risiko kesehatan yang merugikan,” Pungkasnya. (Run)

 

Tinggalkan Balasan