Pojokkatanews.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas berhasil meningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) capaian IPM Kabupaten Sambas naik sebesar 0,60 point persen dari 70,60 point di tahun 2023 meningkat menjadi 71,20 point di tahun 2024.
Kepala Bappeda Kabupaten Sambas Yudi mengungkapkan IPM merupakan salah satu ukuran kinerja pemerintah daerah sebagai cermin telah mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.
Yudi mengatakan, IPM Sambas naik sebesar 0,60 point persen dari 70,60 point 2023 meningkat menjadi 71,20 point 2024.
“Ini mencerminkan bahwa Kabupaten Sambas telah mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya,” ungkapnya. Rabu (26/02/2025).
Yudi menjelaskan, IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup masyarakat atau penduduk.
“IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah. Bagi Indonesia, IPM merupakan data strategis karena selain sebagai ukuran kinerja pemerintah,” katanya.
Dia menerangkan, IPM juga dapat digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU).
Selain itu, jelas dia, prestasi itu diikuti oleh menurunnya tingkat kemiskinan sebesar 0,55 persen point. Dari 7,08 persen 2023 menjadi 6,63 persen 2024.
“Meskipun secara umum penduduk Kabupaten Sambas terus bertambah, akan tetapi pemerintah Kabupaten Sambas di tahun 2024 juga berhasil menurunkan jumlah penduduk miskinnya sebanyak 2.840 jiwa, dari 38.710 jiwa tahun 2023 menjadi 35.870 jiwa 2024,” katanya. (Run).